Bantuan Program RTLH di Desa Mojoagung Mangkrak, Diduga Jadi Sarat Korupsi Kepala Desa

Tuban,transpos.id – Bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Bermasalah,(21/01/24).

Pasalnya, program bantuan yang seharusnya sesuai harapan dengan perhitungan anggaran Rp 15 juta setiap penerima hak, ternyata di duga jadi sarat Korupsi karena saat di lihat di tempat, sangat tidak sesuai.

Ironisnya program tersebut tidak membuat penghuninya sejahtera, justru berbalik membebani sejumlah penerima. Salah satu yang di rasakan warga Desa Mojoagung yang bernama S yang menerima program bantuan Rumah tidak layak huni atau RTLH.

Merasa bantuan tersebut malah bebani karena program tersebut tidak sesuai yang diharapkan penerima, bagaimana tidak dalam pembangunan hampir 1 bulan tidak selesai dan seolah mangkrak.

Bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang bersumber dari APBD melalui Dana Desa yang digelontorkan setiap rumah mendapatkan 15 juta di potong pajak 10 persen, menjadi 13,5 juta. Namun aneh dalam pembangunan tersebut seakan mangkrak.

Dari beberapa informasi yang diperoleh dari masyarakat, awak media mencoba konfirmasi kepada Kepala Desa Mojoagung, M Bahrul Ulum melalui via whatsapp, terlihat centang biru namun tidak membalas, hingga berita ini di terbitkan, Bersambung.(Red)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights