Eka Suci Lestari Caleg DPRD Lamsel, Konsisten Serap Aspirasi Petani Kecamatan Kalianda dan Rajabasa

Transpos.id. Kalianda LampungSelatan – Calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Eka Suci Lestari Nomor urut 2 Dapil 1 Kalianda dan Rajabasa dari Partai Gelora, terus konsisten menyerap aspirasi dari petani Kalianda dan Rajabasa. Namun tiga sektor pertanian yang di prioritaskan seperti perkebunan, perikanan dan perternakan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Eka Suci Lestari atau sapaan akrabnya Suci kesetiap Desa untuk mendengarkan aspirasi petani. Dimulai dari Kecamatan Kalianda hingga Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Suci menyampaikaan pentingnyya peran petani dalam mencapai Swasembada pangan. Namun, sering kali masih terdapat masalah yang dihadapi, mulai dari pupuk, BBM hingga teknologi pertanian yang belum merata.

“Problem hari ini memang benar yang di alami petani. Mulai dari pupuk, BBm hingga alat teknologi yang belum merata. Ini tentunya jika tidak diperjuangkan minat sebagai petani khsusnya warga Kalianda dan Rajabasa akan bisa berkurang,”ungkap Suci pada hari Jum’at, (26/01/2024)

Eka Suci Lestari juga menyoroti perlunya dan pentingnya memperkuat regulasi dan Infrastruktur pendukung bagi untuk petani. Dirinya berkomitmen untuk bekerjasama nantinya dengan Pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna mendukung pengembangan pertanian, perikanan dan peternakan.

“Saya percaya, dengan adanya penguatan melalui regulasi dan Infrastruktur pendukung bagi petani, mereka akan tambah kuat dan berkembang. Ini pondasi yang bagus untuk Swasembada pangan kita,” terang Suci wanita muda berparas ayu itu

“Dan jangan lupakan regenerasi petani melalui anak muda kita. Pastikan mereka tidak melihat pertanian itu tidak punya masa depan. Tapi berikan mereka bukti bahwa menjadi petani itu menyenangkan dan masa depan yang cerah,”tambahnya

Dilanjutkan Eka Suci Lestari, pihaknya juga mendukung pengembangan petanj perempuan melalui lahan – lahan terbatas untuk terus didorong agar semakin tumbuh. Para perempuan ini nantinya juga akan menjadi kekuatan pertanian sendiri di sektor mikro dengan potensi mengembangkan perekonomian rumah tangga.

“Kalau perempuan memiliki akses lebih besar, produktivitas pertanian dan rumah tangga mereka akan meningkat yang akan berdampak pada peningkatan dan kesetabilan pendapataan keluarga,” ucap suci. (*)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights