Warga Bangilan Desak Kejari Tuban, Usut Dugaan Korupsi Mantan Kades

Tuban,transpos.id – Warga Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, yang tergabung dalam Paguyuban Bangilan Rembuk (PBR), kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban, Selasa (30/1/2023). Mereka menuntut kejelasan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa (Kades) Bangilan, JND.

Menurut salah satu warga, AS, pengaduan masyarakat telah dilayangkan sejak (5/12/2021), namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak Kejari Tuban. Pengaduan tersebut terkait lahan Tegal Pangonan seluas 33 hektare yang disewakan oleh JND untuk ditanami tebu. AS menduga, hasil sewa lahan tersebut masuk ke kantong pribadi JND dan kroni-kroninya, tanpa diketahui oleh warga Desa.

“Kami merasa dirugikan oleh perbuatan JND yang korupsi uang sewa lahan. Padahal, lahan itu milik desa dan seharusnya masuk ke kas desa untuk pembangunan dan kesejahteraan warga,” kata AS kepada awak media

AS menambahkan, setelah PBR sampai di kantor Kejari Tuban, mereka menyerahkan berkas pengaduan dan diterima oleh Adit, Kasi Intel Kejari Tuban. Adit mengatakan, berkas pengaduan tersebut akan dikaji ulang oleh pihaknya.

“Harapan kami sebagai warga Bangilan, Kejari Tuban segera mengusut kasus ini dan menindak tegas JND sesuai hukum yang berlaku. Kami juga meminta pihak Pemerintah Desa Bangilan untuk memberikan kejelasan tentang status lahan tersebut. Kami ingin lahan itu disewakan kepada masyarakat desa, bukan kepada pengontrak luar, dan uang sewanya masuk ke kas Desa,” pungkas AS.(Red)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights