Detik Terakhir Kampanye DPD PAN di Lamsel, Diduga Tidak Profesional Terhadap Awak Media Lokal

Lampung Selatan – Detik terakhir Kampanye DPD PAN Lamsel secara maraton Kampanyekan Pada Caleg DPR RI Putri Zulhas, DPRD Provinsi HM.Hazizi Serta DPRD Kabupaten Lamsel Vicky Candra. DPD Partai Amanat Nasional (PAN) secara maraton lakukan kampanye di 25 titik di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), pada Sabtu (10/2/2024).

Hadir langsung dalam kampanye PAN tersebut, Caleg DPRD Provinsi Lampung Hi.Muhammad Hazizi dengan nomor urut 1, Caleg Kabupaten Lamsel Vicky Candra dengan nomor urut 1, dan Caleg DPR RI Putri Zulkifli Anwar dengan nomor urut 1.

Oleh sebab itu, disetiap titik lokasi kampanye. H.Muhammad Hazizi menjelaskan selain mencoblos Caleg dari PAN, warga partai berlambang matahari terbit tersebut diintruksikan juga untuk mencoblos Capres dan Cawapres Prabowo Gibran.

“Untuk surat suara DPR RI warna kuning, untuk DPRD Provinsi Lampung warna Biru, dan untuk surat suara kabupaten warna hijau,” jelas HM Hazizi, mengawali kampanyenya disetiap titik lokasi.

Diantaranya dari 25 titik lokasi kampanye itu, adalah terbanyak di Kecamatan Penengahan Lamsel yaitu di Desa PASURUAN, KLATEN, RUANG TENGAH, dan terakhir KEKILING Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Sehingga Selain menjelaskan warna warna surat suara, H.M.Hazizi Caleg DPRD PROVINSI LAMPUNG itu juga menjelaskan cara cara mencoblos surat suara dengan mencoblos nama masing masing caleg disetiap tingkatannya.

“Yakni, untuk DPR RI coblos Putri Zulhas dengan nomor urut 1, untuk DPRD Provinsi Lampung coblos HM Hazizi dengan nomor urut 1, dan untuk DPRD Kabupaten Lamsel coblos Caleg Vicky Candra dengan nomor urut 1,” pinta Hazizi, sambil mengingatkan setiap Warga Masyarakat PAN untuk datang ke TPS masing-masing di tanggal 14 Februari 2024 ini.

Setelah selesai penyampaian H.M.HAZIZI dalam berkampanye tersebut dan Putri Zulhas juga ikut menyampaikan hal tersebut serta sudah menyapa para simpatisannya di Desa Kekiling Penengahan Lamsel itu. Namun miris, ada apakah itu? Putri Zulhas yang enggan menyampaikan tanggapannya kepada Awak Media Lokal di Lamsel itu sendiri karena dengan alasan sudah membawa Media dari Pusat Jakarta (sudah di kontrak atau M O U).

Sehingga dalam hal itu Ajudan atau Asistennya pun bersikap diduga arogansi terhadap Media Lokal dan tidak memberikan waktu saat Awak Media Lokal Lamsel ingin mewawancarai Putri Zulhas dalam hal Berkampanye secara Maraton tersebut. Dan Putri Zulhas tidak menunjukan ke Profesionalan nya terhadap Media Lokal di Lamsel atau menutupi sebuah Fakta yang sebenarnya di lapangan apakah terkesan money politik praktis atau tidak ? di titik-titik terakhir saat di Desa Kekiling Kecamatan Penengahan Lamsel itu tersebut.

“Ga bisa ya. nanti-nanti aja, nanti,” tutur Putri Zulhas sambil sang Asisten menutup pintu kendaraan mewahnya dengan Keras. (Ali/Tim)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights