Rapat Pemantapan STQ ke-V Tingkat Kabupaten Lampung Selatan

Kalianda Lampung Selatan – Rencana Kegiatan dilaksanakan Sileksi Tilawatil Qur’an (STQ) mulai tanggal 5-8 Maret 2024, untuk pendaftaran di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag-RI) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Rapat tersebut digelar di Aula Krakatau Setdakab Lampung Selatan dengan sesi tanya jawab diskusi.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Dra.Intji Indriati, M.H menyampaikan bahwa tolong di giatkan di media sosial (Medsos) pada setiap ada kegiatan Sileksi Tilawatil Qur’an (STQ) harus dimasukan dan di posting di Tik tok juga, jangan hanya melihat di Grup Whatsapp saja.

Disampaikan oleh Asisten Bagian Kesra tersebut pada saat rapat pemantapan STQ Ke-V Tingkat Kabupaten Lampung Selatan itu, sehingga ia menambahkan bahwa, “terkait dalam perangkat regulasinya ini, dan ikut banyak yang ditinggalkan, maka. Jadi maksud saya, misalnya pelanggar dewan hakim nya itu, oleh karena itu dari kemenag lamsel, saya tanya ‘tugasnya itu apa saja’ namanya orang kalau tidak di ditelkan seperti ini dan tidak dikasih tau dan diperjelas apa yang terjadi tugas-tugasnya, maka tanggung jawabnya bisa kurang pak, kenapa saya ucapkan begini, karena orang seperti itu banyak urusannya,” ungkap Intji.

Tambah dia, “misalnya perangkat dewan hakim bapak Mudasir, tugasya dia di dewan hakim untuk penilaian haf’is, atau kalau diperangkat dewan hakim untuk sileksi yang Tafsirlil Qur’an yang 30 jus itu, maka tugasnya dia apa saja itu,” tanya Intji terhadap para sumber didalam acara rapat diskusi tanya jawab tersebut.

Kemudian kata Intji, “mengapa saya tanya dalam hal ini, agar supaya untuk kedepannya lebih di Detailkan lagi, serta agar supaya kita nanti saat membagikan tugas-tugas ini, supaya lebih jelas begitu,” katanya.

Masih Intji katakan saat selesai ada yang tanya jawab dalam hal tersebut, “maka terkait dengan komunikasi agar mendapatkan informasi, maka kalau mengaplut ke medsos, ya jangan cuma di grup whatsapp saja, di tik tok, di facebook, di ig, di twitter, semua harus kita aplut, karena zaman sekarang ini sangat peting Medsos itu, atau sistem digitalisasi, sehingga kita tidak bisa lepas dari itu semua, dan harus koordinasi serta komunikasi yang baik,” tutur Intji Indriati dalam forum dikusi tersebut.

Kendati demikian, Kepala bagian (Kabag Kesra) Firman mengatakan saat di Konfirmasi Awak Media ini setelah selesai di ruang rapat tersebut, “ya dalam hal untuk persiapan STQ ini, Alhamdulilah kita sudah mengadakan rapat yang kedua (2). Diawali dengan rapat internal, maka rapat yang kedua ini merupakan persiapan yang disebut dengan rapat Pemantapan ya,” katanya.

Lanjut, “dan dalam hal ini kita menghadirkan seluruh panitia, yang termasuk didalamnya yaitu Dewan Hakim, kemudian panitia dari Kemenag lamsel dan bagian Kesra.”

“Dan untuk STQ ini kedepannya, kita berharap dengan pelaksanaan STQ ini, kita menghasilkan para juara-juara yang terbaiklah ya, yang nantinya bisa dapat mewakili Kabupaten Lampung Selatan, ditingkat Provinsi,” ujar Firman.

Sehingga, kata Firman lagi. “Jadi mudah-mudahan dari hasil STQ ini, kita dapat peserta yang terbaik ketika nanti lomba ditingkat Provinsi, dan bisa menjadi yang terbaik.”

Saat ditanya Awak Media ini kapankah akan dilaksanakannya kegiatan STQ tersebut. Kemudian ia menjawab bahwa, “STQ ini kita akan laksanakan pada tanggal 5 Maret sampai tanggal 8 2024, dan selama 4 hari,” terang Firman.

Ditanya soal pamor, seperti apa lagi kah yang akan dilakukan langkah-langkah di sistem di Medsos.

“Kami dari bagian biasanya, dan tadi juga kami berdasarkan dapat arahan dari Pimpinan rapat tadi, ialah untuk mensosialisasikan kegiatan ini, melalui Media. Yaitu terutama dari Dinas Kominfo, dan bisa jadi juga melalui Radio ya, yaitu BBFM.”

“Ya itulah, kami juga tadi diminta melalui Media-media seperti Tik tok, Facebook dan Media lain sebagainya, untuk memeriahkan Kegiatan STQ tentunya, dan tidak hanya di grup whatsapp saja, tetapi harus di Media lain sebagainya,” jelas Firman.

Ditanya lagi, siapakah untuk penanggung jawab dalam kegiatan-kegiatan tersebut, sehingga ia mengatakan bahwa, “kalau untuk penanggung jawab STQ ini langsung dari Pak Sekda Kabupaten Lampung Selatan, karna beliau juga selaku Ketua LPTQ di Kabupaten Lampung Selatan ini, dan kami dari bagian biasa, yaitu hanya sebagai pelaksana saja,” pungkasnya. (AlKoboy/HR)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights