Menu

Mode Gelap
Transformasi Pemasyarakatan, Kalapas Kalianda Ikuti Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan Tahun 2024 Dibuka Bupati Nanang Ermanto, Tanjung Bintang Fair 2024 Berlangsung Meriah Polrestabes Surabaya Amankan 2 Orang Diduga Pengedar Narkoba Puluhan Paket Sabu Disita Bebasnya Jual Beli Hasil Minyak Mentah Desa Plantungan Diduga Tak Berijin, APH dan Pemkab Blora Diduga Mandul Bersama Warga Kedung Gampeng, Babinsa Koramil Temayang Bojonegoro bantu Pembangunan TPQ Al Falah Terimakasih Pak Mentri dari Hasil Sidak Gas LPG 3 Kg, Rakyat Bisa Tes Isinya Ternyata Benar Kurang

BERITA · 22 Apr 2024 10:01 WIB · Waktu Baca

Catatkan Rekor Muri! DWP Lapas Kelas I Madiun turut berpartisipasi catatkan Rekor MURI Dalam Peringatan Hari Kartini kota Madiun


					Catatkan Rekor Muri! DWP Lapas Kelas I Madiun turut berpartisipasi catatkan Rekor MURI Dalam Peringatan Hari Kartini kota Madiun Perbesar

Madiun, transpos.id- Dharma Wanita Persatuan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun Kanwil Kemenkumham Jatim turut berpartisipasi dalam Perayaan Hari Kartini di Kota Madiun, Sabtu(20/4). Dalam kegiatan tersebur Bukan sekedar mengenakan kebaya, perayaan Hari Kartini di Kota Madiun. Kegiatan tersebut merupakan Peragaan Busana Kebaya Kartini dengan Catwalk terpanjang yang digelar Pemerintah Kota Madiun berhasil tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Piagam penghargaan tersebut diberikan perwakilan MURI, Sri Widayanti kepada Wali Kota Madiun, Dr. Maidi di Pahlawan Street Center (PSC).

Pemerintah Kota Madiun setidaknya mencatatkan rekor Peragaan Busana Kebaya Kartini dengan catwalk sepanjang 1.009 meter. Pengukuran sudah dilakukan sejak siang hari. Catwalk tersebut digelar dari penyeberangan kasih sayang hingga ke titik nol kilometer di simpang empat Tugu. Tak hanya itu, setidaknya ada seribu peserta peragaan busana yang turut dalam kegiatan tersebut.

Dalam Kegiatan tersebut Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas I Madiun turut berpartisipasi dengan diwakili oleh Ibu Anik Adi, Ibu Dwi Firman dan Ibu Rahayu Slamet. Pakaian yang digunakan adalah kebaya bernuansa merah. Wakil Dari Lapas I Madiun tersebut turut senang, bangga dan antusias menjadi bagian dalam pencatatan rekor muri tersebut.

Wali kota menyebut kegiatan memiliki beragam manfaat. Selain melestarikan budaya pakaian tradisional yakni kebaya, kegiatan juga sebagai hiburan masyarakat. Kegiatan memang menarik perhatian masyarakat hingga tumplek blek di Jalan Pahlawan. Selain itu, kegiatan juga menggeliatkan perekonomian. Hadirnya kegiatan tersebut menjadi rezeki tersendiri pelaku usaha salon kecantikan dan penyewaan busana kebaya.

‘’Ada ribuan Kartini-kartini masa kini, kita siapkan catwalk biar mereka peragaan busana. Ini bisa menjadi tontonan masyarakat. Dan selain itu usaha-usaha salon penuh semua dari pagi. Salah satunya juga untuk menggeliatkan ekonomi kita,’’ jelasnya.

Di lain tempat Ketua DWP Lapas I Madiun, Ni Luh Kadek menyampaiakan “ini merupakan komitmen Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas I Madiun dalam ikut turut berkontribusi positif di lingkungan pemerintah Kota Madiun dan merupakan bentuk penerapan Hari Kartini”.

(Fz)

Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Transformasi Pemasyarakatan, Kalapas Kalianda Ikuti Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan Tahun 2024

30 Mei 2024 - 16:42 WIB

Dibuka Bupati Nanang Ermanto, Tanjung Bintang Fair 2024 Berlangsung Meriah

30 Mei 2024 - 14:30 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan 2 Orang Diduga Pengedar Narkoba Puluhan Paket Sabu Disita

30 Mei 2024 - 14:30 WIB

Bebasnya Jual Beli Hasil Minyak Mentah Desa Plantungan Diduga Tak Berijin, APH dan Pemkab Blora Diduga Mandul

30 Mei 2024 - 14:23 WIB

Bersama Warga Kedung Gampeng, Babinsa Koramil Temayang Bojonegoro bantu Pembangunan TPQ Al Falah

30 Mei 2024 - 12:35 WIB

Trending di BERITA