Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kini tengah melakukan pengungkapan atas kasus pembunuhan di yang terjadi Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, kota Surabaya, pada Minggu (18/01) lalu.
Atas peristiwa penusukan itu korban bernama Umar Faruq (32) warga Kedung Mangu 5-A Surabaya meninggal dunia akibat kehabisan darah di depan warung kopi (Warkop) Coffe Blek.
Selang beberapa hari usai peristiwa kejadian itu Anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak kini berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial HD warga Sampang Madura.
“HD merupakan ikut serta melakukan pelaku penusukan terhadap Umar Faruq, sedangkan pelaku utamanya yang menusuk berinisial HS yang kini masih dalam pengejaran.” Ujar Iptu Meldy KBO Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Selasa (27/01).
Dalam konferensi pers nya. Meldy menyampaikan bahwa perusahaan berdarah di picu adanya hutang piutang sehingga pelaku HS membawa teman-temannya untuk menyerang korban sehingga korban meninggal dunia akibat luka tusuk.
Korban di tusuk pelaku akibat adanya hutang piutang sebesar 40 juta. Pelaku yang menusuk korban tak lain adalah teman dekatnya sendiri dimana pelaku ini sering meminjamkan uang kepada korban.
“Kemungkinan besar, begitu ditagih korban sering menghindar sehingga pelaku HS meminta pertolongan pada teman-temannya, HD mengaku dirinya hanya menarik korban hingga jatuh baru di keroyok.” Ngakunya HD pada penyidik.
Saat di singgung terkait jumlah Pelaku, Meldy belum menyampaikan secara detail karena pelaku utama HD yang menusuk korban belum ditangkap, untuk motifnya sementara ini masih gara-gara hutang.
“Kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku dan bantu doanya supaya kasus ini segera terpecahkan dan bisa terungkap terutama pelaku utamanya. HS.” Bebernya.
Tambah Meldy dirinya belum bisa memastikan soal jumlah pelaku penusukan yang menyebabkan korban tewas, namun janjinya akan segera mengupas tuntas peran dan motif dari para pelaku tersebut.
“Kami belum bisa pastikan berapa jumlah pelaku, juga belum tentu meski banyak tapi tidak semua melakukan penusukan tunggu saja nanti akan saya sampaikan jika sudah terungkap semua.” Pungkasnya.
(Sy)








