Bangkalan – Pelaku pembacokan yang terjadi di Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (20/01) kemaren. berhasil ditangkap Anggota Satreskrim Polres Bangkalan Madura, pelaku berinisial F 32 tahun.
Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama saat di konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan penangkapan tersangka F ini usai kejadian pembacokan, pelaku ditangkap di rumahnya setelah polisi melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)
“Korban bernama Salam (35) warga Kecamatan Proppo. Kabupaten Pamekasan, akibat kejadian itu ia mengalami luka serius akibat dibacok dengan senjata tajam jenis clurit hingga saat ini korban kritis tak sadarkan diri.” Jelas Agung kepada awak media, Kamis (22/01).
Lanjut Agung menyampaikan dari hasil penyidikan awal tersangka mengaku bahwa dirinya (pelaku) telah kesal dengan korban lantaran istrinya diduga telah ada hubungan gelap sehingga pelaku dengan spontan mendatangi korban dan membacok membabi buta menggunakan clurit.
Saat kejadian itu, kata Agung, korban lansung dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan pertolongan. sampai saat ini korban belum sadar masih kritis, sementara luka yang dialami cukup banyak dan yang paling parah di tangannya.
“Luka paling parah di bagian lengan karena meski korban sembuh dipastikan cacat seumur hidup.” Katanya.
Masih kata Agung. Ia menuturkan korban dan pelaku ini merupakan tetangga dekat yang sama-sama kos di lokasi kejadian. Namun, motif pembacokan ini belum diketahui pasti. Apa ini ada kaitan dengan istri atau tidak.?
“Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi. termasuk paman pelaku yang saat itu berada di lokasi.” Bebernya.
Untuk tersangka F kini tengah diamankan dan ditahan di Polres Bangkalan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya. Tak hanya itu, selain paman pelaku. istri pelaku juga tak luput dimintai keterangan.
“Saya pastikan jika korban sudah sadar dan kepolisian sudah mengumpulkan bukti dan keterangan para saksi pasti nanti akan sampai kepada temen-temen Wartawan soal motif kasus pembacokan ini.” Pungkasnya.
(Sy)










