Bojonegoro,Transpos.id – Menjelang upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia pada Kamis (17/8/2023). Berbagai persiapan terus dilakukan oleh sejumlah Siswa siswi dari SMAI WASILATUL HUDA Salah satunya, mengukuhkan anggota Paskibraka untuk menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih, pada Upacara Peringatan Hari Proklamasi ke-78 Tahun 2023, di Desa Dukoh Kidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.
Zona selaku guru sekaligus pelatih di SMAI WASILATUL HUDA mengukuhkan 21 anggota Paskibraka, Kamis (17/08/23).
Mif selaku waka kesiswaan di SMAI WASILATUL HUDA mengatakan,” Paskibraka tersebut adalah hasil seleksi dari Kelas 10,11,12 . Selama 16 hari mereka dilatih dan dikarantina, untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas dan mengibarkan bendera, Paskibra ini dibentuk untuk mempersiapkan generasi yang berkarakter Pancasila,” katanya waka kesiswaan.
Zona meminta agar para anggota Paskibraka SMAI WASILATUL HUDA dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Anggota yang terpilih menjadi Paskibraka ini, diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang hebat dan tangguh di masa mendatang.
“Selamat bertugas, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena merupakan catatan sejarah bagi kalian dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-78 Republik Indonesia, kalian semua terpilih menjadi petugas pengibar bendera. Maka jadikan kebanggaan pada diri kalian, untuk semakin mencintai Tanah Air kita. Berikan kebanggaan pada orang tua kalian, berikan kebanggaan pada daerah kalian Kebanggaan di SMAI WASILATUL HUDA,” Ujarnya.
Sementara itu, Upacara 17 Agustus 2023 Paskibraka, dan di ikuti dari sekolah lain, berlangsung di lapangan Dukoh kidul. Kec Ngasem (17/8/2023) pukul 08:00 WIB.
Ke-21 siswa siswi SMAI WASILATUL HUDA ini dikukuhkan untuk mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Proklamasi ke-78 Tahun Negara Republik Indonesia, di Lapangan desa Dukoh kidul. Kec Ngasem 17Agustus 2023. Para anggota Paskibraka menerima pengukuhan ditandai dengan dililitkannya Sabuk Kecakapan Pandu Indonesia Perpancasila, dan pemasangan Lencana Merah Putih Garuda.
Waka kesiswaan mengatakan,”pengukuhan ini bermakna para anggota Paskibraka, ikhlas, berani, dan bertanggung jawab, untuk diukur oleh masyarakat, tentang ketinggian martabatnya, sebagai manusia dan warga Negara Indonesia.Menurutnya, menjadi sangat penting bagi para anggota Paskibraka untuk mengamalkan harkat kode kehormatan tersebut secara praktis, dalam perbuatan sehari-hari.
“Mif selaku waka kesiswaan berharap,” dengan dikukuhkannya mereka menjadi anggota Paskibraka, 21 putra-putri SMAI WASILATUL HUDA ini dapat berkontribusi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, yakni menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur, jaya, dan mulia,” tambahnya.(kiki)









