Transpos.id. Kalianda Lampung Selatan – Berdasarkan pantauan Awak Media ini di lokasi dalam acara Pengajian Akbar Dalam Rangka Peresmian dan Pembukaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu Nurul Huda Az-Dzikri bertempat di Lebung Buluh Dusun 01 Rt 03 Rw 01 Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (31/12/2023).
Dalam kesempatan acara tersebut, Bupati serta Warga setempat juga sempat mempertanyakan keberadaan Kades Merak Belantung.
Dan mengapa Kepala Desa (Kades) Merak Belantung tidak Hadir sehingga dalam serentak aparaturnya pun tidak hadir semua juga.
Padahal dari Bupati Lamsel sampai Dandim 0421/LS, Sekretaris Daerah (Setda) Lamsel, Para Ustadt Ponpes setempat, Kepala Dinas (Kadis) serta Stakekholder lainnya pun ikut hadir, yaitu termasuk Camat Kalianda, Kades Bulok, Kades Gunung Terang.
Kendati demikian, Warga setempat meluapkan kekecewaannya kepada Media ini supaya Kades terkait mengetahui kekesalan Warganya sendiri.
Adapun Warga setempat menyampaikan bahwa, “ya mas kades kami ini sifatnya pintar tapi bodoh. Karena yang jelas kami dari pihak Warganya dan ponpes tersebut, sudah memberikan kabar dalam hal acara ini, dari jauh-jauh waktu ke Kades, cuman masih saja dia tidak hadir,” ungkap Warga setempat yang namanya tidak disebutkan.
Lanjut Warga setempat katakan, “dan sebetulnya apapun keperluan Kades kita ini, setidaknya dia hadir setor muka ke warganya sendiri, walaupun sebentar. Karena seorang Kades itu yang akan menjadi panutan kami, dan kami anggap dia (Kades) Merak Belantung ini adalah Bapak kami, sebagai pengayom kami di Desa ini.”
“Ternyata semua itu kebalik dan hanya tameng (Topeng) belaka berarti selama ini, kemudian jika dia (Kades) ini ada halangan yang lain misalnya, ya di koordinasikanlah dengan kami serta para Pak Ustadt disini, nantikan para Pak Ustadt kita ini juga pasti memaparkannya juga, dalam ketidak hadiran Kades setempat, akan tetapi Kades kami ini otaknya tidak sampai kesitu, seolah olah memang tidak ada Otak,” ucap Warga setempat yang berkupul di Masjid lokasi Ponpes dengan wajah kesal terhadap Kadesnya.
Tambah salah satu Warga lagi, “lagi pula Kades dan para aparaturnya itukan orang orang terpelajar, tapi kok enggak nyambung ya, dalam kegoatan di Desanya sendiri. Ya kalau seperti kami ini memang orang buta QU (orang awam) wajar, tapi meraka (Kades dan Aparaturnya) punya jabatan dan ngaku orang pintar semua. Tapi pelaksanaannya tidak ada, bahkan blok-blokan lagi, terhadap dusun Lebung Buluh ini,” ketusnya Warga setempat.
Lanjut dia, “dan Kades kami ini ditunjukan betul, bahwa dia sensipek betul sama Warga Lebung Buluh ini. Karena gara-garanya dulu, waktu pencalonan Kepala Desa nya, dan Warga Demo Kandang Ayam petelur ini juga, awalnya dulu itu.”
“Sehingga memang awal nya juga Kades kita ini, sebelum dia jadi Kades, waw banget Rajin dan so Alimnya tuh. dulu Azan ke Masjid sana-sini di Desa merak belantung ini, nah ketika jadi Kades sepi semua dan ga pernah ada lagi suara dia (Kades) itu,” papar Warga Lebung Buluh.
Ditempat yang sama, Awak Media ini berupaya untuk mengkonfirmasi terhadap Camat Kalianda Lampung Selatan dalam hal tersebut dan ia mengatakan bahwa, “ya tadi memang ada perwakilan Kades itu, dan ia mengutus seorang Kasi Desanya, sehingga menurut saya tidak ada blok-blok an begitu,” ujar Camat Kalianda saat diwawancarai jegat dilokasi acara.
Sambung Camat Kalianda, “dan beliau (Kades setempat) lagi nyusul anaknya katanya, maka sudah ada perwakilan dalam kehadiran kades merak belantung ini, sehingga walaupun ada bahasa pak bupati tadi, harus ada pembinaan. Sehingga tetap akan kami laksanakan ya, karena itu juga tetap menjadi bagian saya selaku camat kalianda, dan tetap akan melakukan Pembinaan serta Pengawasan,” terang Camat Kalianda Lamsel dalam hal ketidak hadiran Kades Merak Belantung terkait acara tersebut
Belum ada Konfirmasi langsung terhadap Kepala Desa (Kades) Merak Belantung sebab tidak ada Akses kontak yang siap sedia melayani dalam komunikasi terhadap Media ini, sampai Berita ini di Terbitkan. (Ali Coboy/HRD)








