“Ambulance RSUD BB Kalianda Lamsel Beroperasi Dengan Resiko, Pihak Rumah Sakit Minta Perhatian Dari Bupati dan DPRD”

Lampung Selatan, Transpos.id. – Ramai dan Viral di Media Sosial dan Media Nasional serta Lokal, pada Kendaraan roda empat (R 4) mobil Ambulance Gratis milik Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H.BOB BAZAR, SKM (RSUD BB) Kalianda Lampung Selatan setelah diberitakan dalam beberapa media lokal di Lamsel saat mengalami kerusakkan dua kali ketika mengantar Pasien rujukkan ke Rumah Sakit Airan Raya, pada Hari Minggu 8 Juni 2025 kemarin.

Saran hal positif, Makmun Kalung sebagau Ketua RPK SOSKEM Lampung Selatan menyampaikan agar pihak Rumah Sakit memberikan pelayanan terbaik untuk pasien, jangan sampai kendaraan ambulan tersebut mogok atau tidak layak di jalan, karena bukan masalah perawatan kendaraan, perawatan kendaraan rutin berjalan tetapi usia kendaraan sudah sangat tidak layak untuk antar pasien Rujukan yang jauh dan akan lebih baiknya peremajaan ya diganti armada yang baru.

“Relawan kita Selaku pendampingan pasien yang sedang berobat ke rumah sakit Agar pihak rumah sakit benar-benar memperhatikan kendaraan ambulan Gratis oleh pihak rumah sakit agar pasien saat melakukan rujukkan merasa nyaman saat di antar ke rumah sakit rujukkannya.”

Kendati demikian, awak media ini berupaya untuk mengkonfirmasi dan berkoordinasi terhadap Kepala Driver mobil Ambulance RSUD Bob Bazar Lampung Selatan inisial R dan Kepala Bagian Umum atau bagian Perencanaan di Rumah Sakit tersebut inisial A.

Hingga inisial A pun menepis dalam pemberitaan di media beberapa hari yang lalu, yakni bahwa Kendaraan Mobil Ambulance RSUD BB yang sering mogok itu adalah kendala dari faktor usia yang sudah terlalu tua.

Padahal bukan alasan yang logis, akan tetapi memang armadanya memang sudah layak peremajaan, karena semuanya sudah usia 11 tahun atau hingga 12 tahun.

Adapun kendala yang lain itu masih bisa dikatakan aman, mengapa hal demikian terungkap, karena tetap dalam pengakuan inisial A dalam Biaya Perawatan para kendaraan mobil ambulance terkait tetap di realisasikan.

“Ya kalau untuk realisasi anggaran perawatan kendaraan tersebut tetap kita realisasikan kok bang,” ucapnya.

Lanjut A, “kita mengajukannya mobil baru atau diremajakan, dulu pas pak Jokowi berkunjung ke rumah sakit ini tetapi pak Jokowi sudah jadi Mantan Presiden RI ini, maka saya pun tidak tahu lagi berkas pengajuan itu kemana sekarang ini,” ungkapnya.

Walau pun awak media ini masih bertanya-tanya dalam hal ketidak tuntasan realisasi dan pengajuan kendaraan-kendaraan agar diremajakan, ke pusat dan apakah hasil nya hingga saat ini, sehingga itu pun belum terpecahkan kemana lagi kah anggaran pengajuan kendaran tersebut.

Adapun keterangan dari pihak Kepala Driver inisial R juga mengatakan bahwa memang betul itu ada kendala faktor usia kendaraan tersebut cukup rentan (usia yang sudah tua) dari 2014 hingga 2025, sudah 11 atau 12 tahun yang tidak pernah tergantikan mobil Ambulance yang baru.

“Betul itu ada kendala pada faktor usia kendaraan yang sudah tidak normal atau rentan. Makanya kendaraan itu mogok terus, sebab seketika juga jalan full time kadang kadang.”

“Tetapi kalau setiap mau jalan, karena faktor usia kendaraan yang sudah tua, kalau terus terusan begitu pada akhirnya kami selaku Deliver dilema kalau, atau serba salah bagi kami,” keluhnya.

Lanjut R, “dan ada pun sepengetahuan saya, pengajuan kendaran baru itu waktu di zaman Dirut nya ibu Diyah pada sekira tahun 2018 sebelum Covid-19 hingga Gonta Ganti Dirut pun tetap Zonk atau tidak dapat mobil baru, ibarat pungguk merkndukan bulan.”tuturnya

Hingga berita ini terbit, belum ada Konfirmasi dari pihak Direktur Rumah Sakit Bob Bazar, S.KM tersebut walau pun secara tatap muka, hingga komunikasi secara via telpon atau perpesanan yang lain untuk mengklarifikasi hal itu pun tidak di respon (Digubris).

Sehingga awak media Transpos.id Lamsel dan Beritapaktual.com Lamsel ini pun Menduga bahwa Sang Plt.Direktur (Dirut) RSUD Bob Bazar yang berinisial RR itu sulit dan tertutup akses publik, untuk media ini agar dapat meminta keterangan yang jelas dan pasti, Maka kita juga mengharapkan keterbukaan dan mau konfirmasi dari pihak Sang Plt RR BOB BAZAR itu..?.

Adapun harapan dari pihak RSUD Bob Bazar, agar Bapak Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan dan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan terkait memperhatikan serta menuntaskan kendala-kendala Armada Ambulance, karena faktor usia Kendaraan Roda empat (R 4) Mobil Ambulance supaya segera di realisasikan karena setiap hari armada ambulance ini tetap operasional dan sangat berharap di tambah unit yang baru agar tidak ada lagi kendala dijalan sewaktu antar pasien rujuk. (Tim)

Tinggalkan Balasan