Opini  

JJAA Turun Langsung Edukasi Peternak, 2.124 Ternak Sidomulyo Dapat Layanan Kesehatan

Lampung Selatan, Transpos.id. – 4 Februari 2026,
PT Juang Jaya Abdi Alam (JJAA) bersama Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas Peternakan Provinsi Lampung turun langsung ke kandang-kandang warga di Kecamatan Sidomulyo. Melalui program edukasi dan layanan kesehatan ternak, ribuan sapi dan kerbau milik peternak rakyat mendapatkan pemeriksaan, vaksinasi, serta pendampingan teknis secara langsung di lapangan.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) JJAA tersebut dilakukan dengan metode door to door. Tim kesehatan hewan memeriksa kondisi fisik ternak, mengukur suhu tubuh, memberikan vaksin, obat cacing, serta mencatat kondisi kesehatan setiap hewan.

Tak hanya tindakan medis, para peternak juga mendapatkan penyuluhan mengenai sanitasi kandang, manajemen pakan, hingga deteksi dini penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) yang berpotensi menurunkan produktivitas ternak.

Berdasarkan data perusahaan, hingga akhir 2025 sebanyak 2.124 ekor sapi dan kerbau milik warga di 10 desa wilayah Kecamatan Sidomulyo telah memperoleh layanan vaksinasi dan pendampingan kesehatan ternak secara rutin melalui program tersebut.

General Affair dan Koordinator Kegiatan CSR JJAA, David Mulyana, menjelaskan bahwa pendekatan langsung di lapangan dipilih agar materi edukasi dapat lebih mudah dipahami dan segera diterapkan oleh peternak.

โ€œKami ingin peternak tidak hanya menerima teori, tetapi langsung mempraktikkannya di kandang masing-masing. Dengan pencegahan sejak dini, risiko penyakit bisa ditekan dan produktivitas ternak tetap terjaga,โ€ ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan menilai kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah ini membantu memperluas jangkauan pengendalian penyakit ternak hingga ke tingkat desa. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan penanganan saat wabah telah menyebar.

Salah satu peternak setempat, Subagio, mengaku merasakan manfaat langsung dari pemeriksaan rutin tersebut.

โ€œKalau dulu harus menunggu petugas cukup lama, sekarang ternak kami diperiksa secara rutin. Kami jadi lebih tenang dan tahu kondisi ternak,โ€ katanya.

Program CSR kesehatan ternak JJAA telah berjalan sejak 2021 dan dilaksanakan dua kali setiap tahun. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan peternakan rakyat, pengendalian penyakit hewan menular, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

(Tim)

Tinggalkan Balasan