Surabaya – Sebuah aksi menegangkan di Jalan Kalimas Surabaya, manjadi perhatian warga bahwa seorang wanita paruh baya telah menjadi sasaran amuk Masa, diduga wanita bernama Nur ini ketahuan telah mencuri HP di milik Mansur.
Menurut informasi yang di himpun media ini, Kamis (12/03) pelaku ditangkap oleh korban sendiri setelah beberapa hari dicari, korban menemukan pelaku di jalan Kalimas, dan begitu dihentikan korban lansung meminta HP yang sebelumnya di curi.
Karena diduga kesal. korban langsung memukul pelaku sehingga warga disekitar berdatangan dan nyaris menghakiminya. Untung pelaku segera serahkan HP yang sebelumnya di curi ke pemiliknya sehingga masa sadar karena masih dalam bulan Ramadhan
Korban Mansur mengatakan kejadian itu berlangsung pada Rabu (11/03) sekitar pukul 09:00 wib. Pelaku masuk saat istri saya lagi berada di kamar, pelaku kemudian mengambil HP milik istri yaitu Oppo.
“Hal itu di ketahui setelah istri mau mengambil HP yang di simpan dan sudah tidak ada di lokasi.” Jelas Mansur saat di tanya di TKP. Kamis (12/03).
Sebelumnya, kata korban, ketika pelaku berhasil mencuri HP, dirinya sempat berkomunikasi dengan pelaku menggunakan HP yang di curi, komunikasi tersebut di balas oleh pelaku dan meminta jangan di laporkan.
“Korbanpun terus mencari keberadaan pelaku sehingga kini pelaku ditemukan di pinggir Jalan Raya Kalimas, pelaku sempat tidak mengaku, begitu di tekan, akhirnya HP di kembalikan yang di simpan dalam tas warna hijau.” Katanya.
Dalam jejak pelaku, aksinya tak hanya sekali dilakukan, menurut keterangan korban, pelaku sudah beberapa kali melakukan pencurian di Jambrut, pertama dia pernah dilaporkan atas kasus pencurian HP, kasus kedua kembali di laporkan atas kasus maling helm.
“Ini baru ketiga kalinya yang saya ketahui, padahal pelaku sudah dua kali di penjara atas kasus serupa. Namun, ini atas kebaikan saya tidak mempermasalahkan kasus ini ke polisi.” Ungkapnya.
Tambah Mansur, atas kasus pencurian ini saya tidak membuat berkepanjangan atau melapor pelaku ke polisi, yang penting Hendphone saya sudah ditemukan dan kembali kepada saya.
“Sudahlah mas jangan di laporkan kasihan, ini sudah menjadi pelajaran bagi pelaku, jika ini terulang kembali maka saya tidak segan-segan untuk menindaklanjuti dengan melaporkan pelaku ke pihak berwajib.” Ujarnya.
Sementara disisi lain Kabang Log (Kepala Bagian Logistik) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Sudaryanto mengesankan bawa kasus ini bisa ditindak lanjuti meskipun korban tidak mau melaporkan aksi pencurian yang di lakukan pelaku.
“Pelaku bisa ditindak sebagai mana ia melakukan aksinya, apalagi pelaku merupakan Resedivis, dan aksinya tak hanya sekali dilakukan, ” beber Sudaryanto saat di temui di Masjid Polres. Kamis (12/03).
Masih kata Sudaryanto, menurutnya. Pelaku bisa kembali di tangkap, mengingat dengan beberapa aksi kejahatannya, kepolisian bisa dalami dan bisa kembangkan ke perkara lain yang sebelumnya ia lakukan, termasuk milik korban Mansur yang enggan melaporkan.
“Ini bisa asal pelaku didalami dan ditangkap serta dikembangkan ke TKP yang lain supaya ini menjadi efek jera bagi para pelaku, apalagi pelaku seorang Resedivis.” Pungkasnya.
(Sy)








