Lapor Pak Bupati! Rumah Warga Ludes Terbakar di Desa Banjarmasin Penengahan: Korban Kehilangan Tempat Tinggal

Penengahan Lamsel, Transpos.id. – Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, sebuah rumah milik Robiah (56), warga RT 05 Dusun Tanjung Menang, Desa Banjar Masin, hangus dilalap api pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat peristiwa terjadi, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya diketahui telah dua hari berada di kediaman saudaranya di wilayah Pesisir Rajabasa.

Kebakaran baru diketahui warga sekitar ketika api mulai membesar dan menghanguskan bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar.

Sekretaris Desa Banjar Masin, Khozali, saat dikonfirmasi oleh Tim Media, menjelaskan bahwa api dengan cepat membesar sehingga dalam waktu singkat menjalar ke seluruh bagian rumah.

“Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api cepat sekali membesar karena rumah tersebut merupakan rumah geribik yang mudah dilalap api,” ujar Khozali.

Menurutnya, warga yang pertama kali melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar serta menghubungi aparatur desa. Warga kemudian bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

“Alhamdulillah api bisa dipadamkan sekitar 15 menit oleh warga dan aparatur desa dengan alat seadanya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat kejadian, warga tengah melaksanakan kegiatan pengajian di mushola yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Hal itu membuat warga dapat dengan cepat mengetahui kebakaran dan segera memberikan bantuan.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Terkait kondisi korban yang diketahui tinggal seorang diri, pihak desa mengungkapkan bahwa rumah milik Robiah belum pernah mendapatkan bantuan program bedah rumah. Namun demikian, pemerintah desa telah mengajukan proposal bantuan kepada pihak terkait.

“Selama ini memang belum pernah mendapatkan bantuan bedah rumah, tetapi pemerintah desa sudah mengajukan proposal,” kata Khozali.

Saat ini, kondisi Robiah sangat memprihatinkan karena harus kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut. Warga sekitar pun berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah maupun para dermawan untuk membantu meringankan beban korban.

Sejauh ini, sejumlah pihak telah mendatangi lokasi kejadian, di antaranya perwakilan Pemerintah Kecamatan Penengahan serta jajaran Polsek Penengahan untuk melihat langsung kondisi pasca kebakaran.

Pemerintah Desa Banjar Masin juga tengah melakukan pendataan dan proses administrasi guna segera disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sebagai dasar pengajuan bantuan bagi korban.

Rentetan kejadian kebakaran yang kembali terjadi di wilayah Kecamatan Penengahan ini pun menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah-rumah dengan material mudah terbakar. Warga juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah terkait upaya pencegahan serta bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.(red/Hb)

Tinggalkan Balasan