Ngawi – Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2026 .Menjalang H-1 Lebaran tampak mulai terlihat peningkatan transaksi di beberapa pasar di Kabupaten Ngawi.
Salah satunya di pasar Ngrambe, terlihat komoditas yang paling di cari adalah LPG 3 Kg yang sempat muncul isu kelangkaan di temui disela kunjungan kerja Bersama Hiswana Migas DPC Madiun, Pemda Kab Ngawi serta APH.
Gatot Subroto selaku Sales Branch Manager PERTAMINA Wilayah Karisidenan Madiun menyatakan “Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta mengantisipasi peningkatan kebutuhan akan LPG 3 kg, Pertamina menambah pasokan LPG 3 kg, Pertamina menambah pasokan LPG 3 kg sejumlah 66 ribu tabung untuk Kab Ngawi,”Ujarnya.
Disisi lain, Ketua Hiswana Migas DPC Madiun, Agus Wiyono menyampaikan himbauan kepada Masyarakat agar tidak panic buying serta membeli LPG 3 kg agar di pangkalan resmi pertamina dengan harga sesuai HET 18.000, apabila ada harga di Pangkalan resmi diatas HET agar segera dilaporkan ke Dinas terkait.
Agen LPG atau Pertamina Contact Center di nomor 135 untuk ditindaklanjuti, apabila terbukti akan diberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku sampai dengan sanksi maksimal PHU (Pemutusan Hubungan Usaha),”Ucapnya.
Pantauan dilapangan selaras dengan pernyataan Gatot tersebut, beberapa titik pangkalan yang kami kunjungi menyatakan hal yang berbanding lurus, salah satunya pangkalan yang berada di Desa Sambirejo, Kec.Ngrambe, Kab.Ngawi.
Dia menyampaikan permintaan memang bertambah dari hari sebelumnya namun distribusi ke pengguna atau pembeli tidak ada kendala karena satu minggu belakangan ini, sesuai peraturan pemerintah dia juga menerapkan pembelian membawa ktp guna menghindari para spekulan.
Beberapa pembeli di pangkalan tersebut berharap agar pasokannya tetap stabil seperti ini di tahun berikutnya, karena mereka sangat terbantu dengan ketersediaan stok di pangkalan lingkungan mereka. (red)









