Tuban – Pemkab Tuban memastikan ketersediaan gas elpiji bagi masyarakat tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pemkab Tuban juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) agar distribusi gas tetap stabil dan merata di seluruh wilayah.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi saat dikonfirmasi menjelaskan hingga saat ini pasokan gas elpiji di Kabupaten Tuban masih dalam kondisi aman.
Ia mengakui, terdapat laporan di lapangan mengenai beberapa toko kelontong yang sempat kehabisan stok gas elpiji. Namun kondisi tersebut bersifat kasuistis dan hanya terjadi di beberapa titik saja.
Menurutnya, hal tersebut umumnya disebabkan oleh tingginya volume pembelian masyarakat dalam waktu bersamaan. “Kalaupun ada beberapa toko yang habis stoknya, itu hanya terjadi di beberapa tempat saja. Biasanya karena volume penggunaan yang tinggi atau karena panic buying dari masyarakat,” ujar Gunadi, Senin (16/02/2026).
Kendati demikian, Pemkab Tuban terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan para agen serta pihak Pertamina. Tujuannya, memastikan distribusi gas elpiji berjalan lancar, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
Mantan Kasatpolpp Tuban ini menambahkan apabila terdapat informasi atau kendala terkait ketersediaan gas elpiji di lapangan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan agen maupun Pertamina untuk memastikan pasokan kembali normal.
“Kalau ada informasi pasti terkait kendala distribusi, kami akan segera berkoordinasi dengan agen dan Pertamina. Sampai saat ini, Insya Allah ketersediaan gas masih aman hingga Lebaran,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Pemkab Tuban berharap masyarakat tetap tenang dan membeli gas elpiji sesuai kebutuhan, sehingga ketersediaan pasokan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warga. Red








