Berita  

‎PND Diduga Cemari Lingkungan, Warga Desak DLH Tuban Tidak Tutup Mata dan Lakukan Tindakan Tegas

Tuban – Nalar sehat warga di perbatasan Desa Selogabus dan Desa Margorejo kini diuji oleh arogansi yang membubung bersama aroma busuk rinjing bekas tempat ikan dan sayuran di Jembatan Gate.

‎Sebab Fasilitas publik yang seharusnya bersih ini berubah menjadi bak sampah raksasa akibat ulah oknum tak bertanggung jawab yang seolah merasa memiliki sungai dan udara di atasnya.

‎Nama PND mendadak jadi buah bibir. Bukan karena prestasi, melainkan karena namanya disebut warga sebagai aktor utama di balik pembuangan limbah rinjing ikan yang menyengat nurani.

‎Dengan menunggangi Tossa Merah, PND ini disinyalir rutin menebar bau bangkai dari atas jembatan tanpa sedikit pun rasa bersalah.

Foto : Tossa Merah Buat Angkut Sampah

Menurut warga berinisial S menjadi bukti betapa rendahnya kesadaran lingkungan oknum tersebut. Dan yang lebih miris lagi, saat dipergoki sedang merusak alam, jawaban yang keluar dari mulut PND justru mencerminkan mentalitas premanisme lokal.

‎”PND menantang saat ditegur. Bilangnya dia orang sini, orang Goto atau Margorejo. Seolah-olah kalau orang asli sini, dia boleh sesuka hati meracuni napas tetangganya sendiri,” ujar S dengan nada geram.

‎Kendati demikian Hingga berita ini diterbitkan, PND belum bisa dikonfirmasi. Namun melihat kondisi yang semakin memuakkan tersebut, masyarakat tidak lagi sekadar memohon, melainkan menuntut ketegasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban.

‎Masalahnya Warga setempat mulai jengah dengan birokrasi yang lamban sementara paru-paru mereka terus dijejali bau busuk. Oleh sebab itu DLH Tuban harus segera menindak tegas PND atau menyeretnya ke jalur hukum.

Tinggalkan Balasan