Denpasar – Polda Bali melalui para Polisi Non-Penyidik (PNPP) Wanita melaksanakan kegiatan bertajuk “Suksma Ragaku”, sebuah program inovatif yang dirancang untuk menjaga kesehatan mental, meningkatkan kualitas diri, dan memperkuat solidaritas di tengah padatnya tugas kepolisian. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali dan mendapat perhatian penuh dari Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., serta Karo SDM Polda Bali, Kombes Pol. Dr. Sigit Dany Setiyono, S.H., S.I.K., M.Sc. (Eng).
Kapolda dan Wakapolda hadir langsung meninjau jalannya kegiatan dan memberikan arahan serta motivasi kepada para peserta. Dalam sambutannya, Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan pentingnya kesehatan mental bagi anggota kepolisian, khususnya bagi PNPP wanita yang memiliki peran strategis dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Saya minta kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan PNPP Wanita Polda Bali lebih sehat, lebih percaya diri, dan siap memberikan pelayanan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat dengan menjadi polisi wanita yang tangguh dan profesional,” ujar Kapolda.
Kegiatan Suksma Ragaku menghadirkan berbagai sesi yang dikemas menarik dan interaktif. Peserta mengikuti sesi motivasi yang menginspirasi, meditasi ringan untuk menenangkan pikiran, permainan edukatif untuk membangun kerja sama tim, hingga sesi berbagi pengalaman sebagai wadah saling mendukung. Seluruh rangkaian ini bertujuan membantu anggota mengelola stres, menumbuhkan rasa syukur, serta memperkuat solidaritas di antara sesama PNPP wanita.
Suasana kegiatan terasa penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan, menciptakan momen yang bukan hanya menyehatkan mental, tetapi juga mempererat hubungan emosional antar-anggota.
Karo SDM Polda Bali, Kombes Pol. Dr. Sigit Dany Setiyono, menjelaskan bahwa Suksma Ragaku merupakan salah satu upaya Polda Bali dalam membangun sumber daya manusia kepolisian yang berdaya saing dan bermental kuat. “Kesehatan mental adalah pondasi dari kinerja yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap anggota memiliki ketangguhan jiwa untuk menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks,” tegasnya.
Dengan terlaksananya Suksma Ragaku, diharapkan PNPP Wanita Polda Bali dapat membangun ketenangan jiwa, semangat positif, dan ketangguhan mental. Program ini tidak hanya menjadi sarana relaksasi, tetapi juga simbol komitmen Polda Bali dalam merawat sumber daya manusianya.
“Suksma Ragaku” bukan sekadar kegiatan, melainkan gerakan yang mengingatkan bahwa merawat raga, menenangkan hati, dan memperkokoh pengabdian adalah bagian dari profesionalisme seorang polisi wanita.
( Sy )









