Berita  

Tagih janji Potong Leher di Depan Pemda Banyuwangi

Banyuwangi, transpos.id – Kembali viralnya rekaman video tahun 2017 berdurasi 11 detik, seorang Oknum aktivis berjulukan Harimau Blambangan, berinisial MY di era 2017 yang bersumpah akan menggorok lehernya sendiri jika seorang Bupati Annas tidak masuk penjara pada saat itu Annas masih menjabat sebagai Bupati sebelum kini menjadi Menteri. Hingga Kini telah beredarnya kembali video tersebut di tahun 2024, dan mendapatkan sorotan keras dari beberapa Aktivis dan Masyarakat.

Dalam isi video yang berdurasi 11 detik tersebut, Aktivis berjuluk Harimau Blambangan tersebut menyatakan dengan tegas bernada tinggi, “saya bersumpah ya, saya beradu takdir dengan Bupati Annas, yang mau masuk penjara, saya apa Bupati Annas?, tunggu 2017, jika bupati Annas tidak masuk penjara, saya akan gorok leher saya sendiri didepan Pemda,” ucap Aktivis Harimau Blambangan dalam video tersebut.

Video yang beredar lagi di tahun 2024 ini mendapat tanggapan dari beberapa beberapa masyarakat di media sosial dan beberapa aktivis muda.

Tak lama juga viral video dari tanggapan salah satu masyarakat Banyuwangi yang mengkritik pedas seorang aktivis yang berjulukan Harimau Blambangan itu, hingga salah satu masyarakat tersebut dilaporkan oleh Aktivis berjuluk Harimau Blambangan atas dugaan ketidak nyamanan.

Justru itu membuat beberapa masyarakat Banyuwangi dan aktivis menagih janji potong leher didepan Pemda,

Salah satu masyarakat yang enggan menyebutkan namanya, yang menagih janji potong leher didepan Pemda mengatakan saat diwawancarai awak media, “setelah saya melihat video aktivis itu sangat menarik sekali, sampai dia bersumpah akan gorok lehernya sendiri, jika pak Annas tidak masuk penjara, lah sekarang malah pak Annas jadi menteri, terus bagaimana itu sumpahnya,” ujar salah satu masyarakat Banyuwangi.

Ditempat yang berbeda salah satu aktivis muda Banyuwangi menambahkan, “seharusnya seperti Aktivis saat di kritik oleh masyarakat harus menerima, jangan dilaporkan, unsurnya saja tidak jelas untuk bahan melapor, menurut saya yang di maksud kritikan dari salah satu Masyarakat itu ada benarnya kok, yang ada di dalam sirkus itu hewan harimau dan macan, terus apa yang di salahkan dari kritikan itu? Terus kenapa itu yang lain pada tersinggung, seharusnya adanya kritikan untuk para aktivis dari masyarakat kita terima dengan profesional,”ungkap salah satu aktivis Banyuwangi.

Masih dari salah satu warga Banyuwangi, yang di privasikan namannya, memberikan tanggapan adanya video seorang aktivis yang menyatakan akan menggorok lehernya sendiri kalau tidak bisa penjarakan mantan Bupati Banyuwangi itu.

Menurut salah satu warga tersebut, bahwa yang bersumpah itu harus ditepati janjinya, karena itu sudah sumpah yang diucapi dengan sungguh sungguh.

“Setelah saya dalami isi video itu, saya melihat itu sangat arogan sekali, dan sumpah itu sangat sungguh sungguh di ucapnya, masak si aktivis sampai bawa bawa sumpah, sekarang sudah 2024, pak Annas tidak masuk penjara, malah sekarang jadi Menteri, kok yang bersumpah belum potong leher di depan Pemda,” pungkasnya.(T/R)

Tinggalkan Balasan