Surabaya – Kelakuan pelaku pencurian di kota Surabaya semakin nekat, bahkan pelaku sasar mobi fasilitas publik dengan cara membobol kunci mobil serta mengambil spidometer dan ECU yang selama ini digunakan untuk kepentingan sosial. Jum’at (15/05) dini hari.
Peristiwa pencurian itu terjadi Jalan Kalikepiting 111, Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, pelaku menggasak Spido dan ECU didalam mobil Grandmax Siaga milik Masjid Pemuda Indonesia.
Menurut keterangan Anggi saksi mata mengatakan saat kejadian itu, ia sebelumnya kehilangan mendapatkan order untuk membantu orang yang membutuhkan. Begitu, kunci pintu mobil terlihat di jebol diduga maling. Dirinya langsung melaporkan ke pihak masjid dan ketika dilakukan pengecekan,
“Ternyata benar, spidometer serta ECU sudah hilang, kejadian tersebut juga disaksikan banyak orang.” Kata Anggi kepada awak media Jum’at (15/05).
Masih kata Anggi, pelaku diduga masuk dengan cara merusak rumah kunci pintu sebelah kiri mobil. Setelah berhasil membuka akses kendaraan, pelaku kemudian masuk ke dalam kabin dan merusak sejumlah komponen penting.
Tak hanya itu, menurutnya. bagian spidometer kendaraan juga dicongkel dan dibawa kabur. Aksi tersebut diduga dilakukan secara terencana karena pelaku tampak mengetahui bagian kendaraan yang memiliki nilai jual.
“Kerusakan pada beberapa komponen membuat mobil siaga tidak lagi bisa dioperasikan, sehingga aktivitas pelayanan masyarakat pun terdampak langsung.” Ujarnya.
Tambah Anggi, dirinya menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, mobil itu memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Tadi sebenarnya ada warga yang membutuhkan bantuan layanan, tetapi terpaksa dibatalkan karena kendaraan tidak bisa digunakan. Ini tentu merugikan banyak pihak, bukan hanya masjid,” imbuhnya.
Kasus pencurian tersebut sudah di lapangan pihak masjid ke Polsek Tambaksari Surabaya untuk mengungkap dan menangkap pelaku.
Sebab kejadian serupa tidak kembali menimpa fasilitas sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.
“Kami berharap pihak kepolisian tidak hanya menerima laporan saja. Tentunya kami meminta pihak berwajib segera mengungkap kasus ini dengan tuntas.” Pintanya. (Sy)









