Motor Honda Street di Sidoyoso Surabaya di Gondol Maling: Aksi Pelaku Terekam CCTV

Surabaya – Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Sidotopo RT. 2 RW 13 Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya tertangkap kamera pengintai CCTV saat membawa kabur Honda Beat Street Nopol L 2340 CAA, milik Fajar (19). Minggu (24/05) sekitar pukul 13:16 WIB.

Menurut keterangan korban, Remaja asal Kejawan Lor 2 No. 12 Surabaya. menjelaskan awalnya ia datang ke Sidotopo bermaksud mencari ayahnya, sementara sepeda motor di parkir di dalam gang.

“Begitu hendak pulang, korban mengetahui kendaraan yang diparkir sebelumnya sudah hilang diduga dicuri maling, sedangkan STNK berada di dalam jok motor.” Kata korban saat di temui media ini, Selasa (26/05).

Korban saat itu berusaha mencoba mencari CCTV dibantu dengan petugas kepolisian untuk memastikan kendaraan yang hilang saat terparkir, benar dalam rekaman CCTV tampak jelas sebenarnya motor dicuri pelaku.

“Saya dan petugas kepolisian mencoba mencari CCTV begitu menemukan benar motor saya hilang karena di curi pelaku.” Ujarnya Fajar.

Lanjut Fajar Juga menceritakan bahwa pelaku yang terekam CCTV merupakan orang yang di kenal oleh warga sekitar lokasi, pelaku bernama Itong (Panggilan) warga Kapas Baru GG 5 Surabaya.

“Pelaku saat melancarkan aksinya terekam kamera pengintai CCTV, ia menggunakan topi, Jaket Hody dan celana pendek, pelaku juga terlihat jelas membawa kabur motor saya.” Ungkapnya.

Dari peristiwa pencurian tersebut korban juga berusaha melaporkan ke Polsek Simokerto, Surabaya, Namum, pihaknya menolak laporan atas kasus pencurian itu, sebab korban tidak memiliki surat kepemilikan kendaraan.

Menurut korban, memang sepeda motor saya masih atas nama kakak saya bernama Isabela. Kendaraan tersebut masih dalam proses penyelesaian di leseng, Namum pencurian itu tidak bisa dibiarkan begitu saja dengan meraja Lela.

“Tentunya pihak kepolisian harus berupaya mengungkap dan menangkap pelakunya agar kasus ini tidak terjadi pada masyarakat yang lain, katanya. cukup saya saja.” Pintanya.

Korban berharap kepolisian harus propesional bekerja dalam menerima laporan serta menanggapi tindak pidana pencurian yang mengotori wilayah hukumnya.

“Justru polisi secara tidak langsung menolak laporan kami, besar harapan kami pelaku yang sudah di jelaskan identitas bisa segera ditangkap dan motor saya bisa dikembalikan.” Pungkasnya.(Sy)

Tinggalkan Balasan