Puncak Jaya, transpos.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Kirab Merah Putih yang diinisiasi oleh DPC Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Puncak Jaya ini dipusatkan di depan Makodim 1714/Puncak Jaya.
Acara dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda setempat, di antaranya Ketua DPC BMP RI Yadius Tabuni, Asisten I Sekda Yahya Wonorengga, Dandim 1714/PJ Letkol Inf Bagus, Kapolres AKBP Yuda Wicaksono, serta para Dansatgas TNI. Sebelum kirab dimulai, tim kesehatan Satgas Yonif 743/PSY dan Yonif 136/TS menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis dan pembagian bendera standar kepada warga.
Sekitar 800 warga dari berbagai kalangan usia antusias mengarak bendera raksasa berukuran 50 x 6 meter tersebut sejauh 2 kilometer menuju Puncak Zaitun. Di lokasi finis, Asisten I Pemkab Puncak Jaya, Yahya Wonorengga, membacakan sambutan tertulis Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda.
“Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa di tengah keberagaman. Nilai-nilai luhur Pancasila harus tetap tegak menjadi pedoman hidup, serta menjadi fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Yahya membacakan amanat Bupati.
Rangkaian acara ditutup secara khidmat dengan pembacaan Ikrar Pancasila oleh seluruh peserta di atas Puncak Zaitun. Poin-poin ikrar tersebut menegaskan kesetiaan kepada NKRI, pengamalan nilai Pancasila, serta penolakan tegas terhadap segala paham yang bertentangan dengan UUD 1945. Seluruh aksi pembentangan bendera ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. (*)









