Surabaya – menindak lanjuti atas peristiwa pembacokan atau penganiayaan berat yang menyebabkan korban bernama. Achmat Marsuki mengalami banyak luka di badan dan di kepala, sehingga harus masuk rumah sakit PHC Surabaya.
kejadian itu berlangsung di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mbah Ratu, Jalan Demak, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam keterangan Siti salah satu keluarga menyampaikan bahwa kasus ini bukan hanya penganiayaan biasa. Melainkan penganiayaan berat yang menyebabkan korban harus mendapatkan 7 jahitan di bagian lengan kiri.
Menurutnya. Saya mengapresiasi kinerja kepolisian yang dinilai sigap dalam mengungkap kasus tersebut. “Selian sudah berhasil menangkap pelaku juga menyita barang bukti parang yang digunakan membacok korban.” Kata Siti.
Masih kata Siti. Ia juga menegaskan pelaku dapat dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya.
“Kami berterimakasih kepada Polisi yang berhasil menangkap pelaku pembacokan adik saya, saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya,” Ujarnya.
Dikutip dari Trobosnews.com, bahwa penangkapan itu berlangsung pada pukul 20.00 WIB. Setelah pihak kepolisian mendapat laporan atas peristiwa pembacokan di TPS Mbah Ratu Surabaya.
Anggota Reskrim langsung bergerak cepat untuk mengetahui pelakunya, dan berhasil menangkap pelakunya di kawasan Jalan Gresik PPI Gang 4, RT 08 RW 04, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan. Surabaya,
“Dari penangkapan tersangka ini polisi juga berhasil mengamankan sebuah parang yang digunakan pelaku untuk melukai korban, parang kini digunakan sebagai alat bukti.” Kata AKP Joko Hadi Kanit Reskrim Polsek Krembangan, Minggu (22/3/2026).
Masih kata Joko pelaku sebelum ditangkap sempat melarikan diri usai membacok korban. Namun, aksi pelaku bersembunyi justru tidak berjalan lancar, karena polisi lebih dulu sudah mengetahui keberadaan pelaku hingga berakhir ditangkap.
“Pelaku ditangkap sebelum 1 X 24 jam di tempat persembunyian nya, pelaku juga diketahui seorang Resedivis yang mana pelaku pernah ditangkap terlibat kasus pencurian serta narkoba.” Ujarnya Joko,
Sementara kasus ini terus menjadi perhatian masyarakat apa motif dari peristiwa pembacokan yang dilakukan tersangka yang kini identitas masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian.
Hingga berita ini kembali ditulis di media transpos.id Masih belum ada keterangan resmi soal penangkapan tersangka kasus pembacokan di TPU Mbah Ratu Surabaya,
Publik akan terus menanti perkembangan berikutnya, apa motif pelaku ini tega membacok korban, dan siapa sebenarnya pelaku ini yang terbilang Residivis.
(Sy)









