Motor Pengunjung Warkop Kedung Mangu di Gondol Maling: Surabaya Utara Darurat Curanmor

Surabaya – Lagi-lagi.! Aksi pelaku curanmor kini beraksi di Surabaya Utara, sepeda motor Honda Scoopy warna Cream Coklat yang di parkir di sebuah warkop di jalan Kedung Mangu, Kecamatan Kenjeran, Surabaya hilang digondol maling.

Aksi pelaku terekam kamera pengintai CCTV saat melancarkan aksinya, pelaku yang menggunakan topi putih, jekat hitam berhasil menggasak motor milik seorang pengunjung Warkop bernama M. Lutfi Maulidi (22)

Menurut korban. Lutfi warga Bulak Banteng Wetan 2-A No. 3, Surabaya ini mengaku sebelumnya ia hendak bertemu dengan seorang temanya di warkop Akor Jalan Kedung Mangu, Surabaya, Jum’at (15/05).

Begitu dilokasi, korban lupa mencabut kontak di motor, korban baru menyadari setelah motor sudah tidak ada di lokasi, korban saat itu sempat panik dan mencoba mengecek CCTV yang ada di sekitar.

“Ya saya baru sadar motor tidak ada dilokasi sekitar 30 menit, saya cek di CCTV ternyata motor saya sudah di ambil pria yang berada di vidio tersebut.” Kata Lutfhi saat di wawancara. Sabtu (16/05).

Masih kata Lutfi, saat melancarkan aksinya. pelaku seorang diri dan datang ke warkop dengan berjalan kaki duga pelaku warga sekitar yang tak jauh dari lokasi warkop.

“Dugaan saya, melihat pelaku seorang diri dengan mengambil sepeda motor saya, spekulasi saya timbul bukan warga jauh, tatapi. Orang sekitar dekat warkop saja. Karena melihat pelaku berjalan kaki.” Jelas Lutfi.

Begitu peristiwa terjadi, korban lansung melaporkan secara resmi ke Polsek Kenjeran. Surabaya, untuk mendapatkan surat laporan serta upaya mengungkap pelaku kejahatan.

Berdasarkan surat laporan polisi Nomor LP/B/152/V/2026/SPKT/ Polsek Kenjeran/ Polres Pelabuhan Tanjung Perak/ Polda Jawa Timur. Pada Jum’at (15/05) sekitar pukul 23:30 wib.

“Sudah kami laporkan ke Polsek Kenjeran, saya berharap kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk mengungkap dan menangkap pelaku pencurian itu.” Ujarnya.

Kendaraan yang berhasil di curi oleh pelaku saat diparkir di warkop paling ujung jenisnya Honda Scoopy warna Cream Coklat Tahun 2021 Nomor Polisi L 6910 QV.

Dikesempatan itu H. Moch. Rofid menambahkan, peristiwa ini bukan disengaja untuk meninggalkan kontak menempel di Kendaraan, melainkan ini secara manusiawi yang tak luput dari lupa dan kesalahan.

Meninggalkan kontak bukan hal yang disengaja, memang lupa, saat anak saya bertemu temannya di warkop, namun, hal itu sudah dikehendaki maka apa yang tidak bisa.

“Maka dari itu saya meminta kepada Polsek Kenjeran agar supaya kasus ini segera bisa terungkap dan pelakunya bisa ditangkap.” Tandasnya.

Rofid juga berharap pihak kepolisian bukan hanya bisa menerima laporan saja, tentunya, pihak berwajib juga berupaya untuk mengungkap pelaku yang sudah jelas wajahnya terekam CCTV.

“Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat kota Surabaya agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraannya, mencari lokasi yang lebih aman, jangan lupa mengunci stang serta memberikan tambahan gembok cadangan di cakram.” Pintanya.(Sy)

Tinggalkan Balasan