BOJONEGORO – Praktik penambangan Galian C yang diduga tanpa izin masih menjamur secara bebas di wilayah Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di sepanjang Jalan Kamboja. Kegiatan ini kini sudah menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat karena beroperasi secara terang-terangan tanpa upaya menyembunyikan aktivitasnya.
Kenyataan yang lebih memiris hati datang dari informasi yang beredar luas di lapangan. Disebutkan bahwa kegiatan penggalian ini dinahkodai langsung oleh seorang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diketahui berinisial KS. Kehadiran oknum berseragam ini diduga menjadi alasan kuat mengapa aktivitas tersebut berani berjalan begitu terbuka dan tanpa rasa takut di hadapan publik.
Keterbukaan ini memicu gelombang pertanyaan tajam dari masyarakat. “Kalau sudah terang-terangan begini dan diketahui siapa pemimpinnya, apakah benar kegiatan ini sudah memiliki izin resmi dari instansi berwenang? Atau justru karena ada oknum TNI di baliknya, maka semuanya dianggap diperbolehkan?” ujar salah satu warga yang mempertanyakan keadilan penegakan hukum.
Yang semakin disayangkan dan memicu keraguan, hingga berita ini dinaikan, belum ada tanda-tanda bahwa pihak kepolisian, khususnya Polres Bojonegoro, telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan fakta, verifikasi dokumen perizinan, maupun pemanggilan pihak yang terlibat.
Ketidakhadiran aparat di lokasi ini makin memperkuat dugaan adanya pembiaran. Publik kini mendesak Polres Bojonegoro bersama Komando Distrik Militer dan Dinas terkait untuk segera turun ke lapangan, mengusut tuntas peran oknum berinisial KS tersebut, serta memberikan kejelasan status hukum kegiatan ini agar kepercayaan terhadap penegakan hukum tidak semakin luntur. (Tim)








