Data Penerima Program MBG Di SMK N 1 Kalianda Lamsel Sudah Sesuai Prosedur, Dapur MBG WAY URANG 2 Pun Kualitas Bagus&Terjaga

Kalianda Lamsel, Transpos.id. – Secara nasional, total murid SMK di Indonesia tahun 2026 sekitar 4,8–5 juta orang, jadi 1.005 hanya jumlah untuk satu sekolah saja.

Jadi benar : 1.005 murid khusus SMK itu masuk akal untuk satu sekolah di Indonesia.
Betul, itu namanya penyesuaian menu atau variasi hidangan.

Kalau banyak murid kurang suka lele dan banyak sisa makanan terbuang, wajar sekali kalau dikurangi atau diganti jenis ikan/masakan lain yang lebih disukai. Bisa ganti pakai ikan mas, nila, ayam, atau daging supaya porsinya habis dan tidak terbuang sia-sia.

Pasti pusing banget ya?, apalagi jumlahnya sampai 1.005 porsi, harus pas dibagi biar cukup semua dan tidak banyak sisa. Belum lagi harus sesuaikan selera murid supaya makanannya habis, bikin pikiran makin berat.

Biasanya bagian mana yang paling bikin susah? Apakah saat membagi jumlah bahan, atau menentukan menu yang pas buat semua? Sehingga angka pastinya 1.004 orang di SMK N 1 Kalianda ini. Sudah termasuk murid yang sedang PKL. Angka ini jadi dasar yang pas buat hitung kebutuhan bahan dan porsi makan biar tidak kurang maupun berlebih.

Dengan jumlah segitu, hitungan jadi lebih akurat. Apakah sudah biasa menyesuaikan porsi MBG. Jika ada murid yang berangkat PKL di luar sekolah, jadi tidak makan di tempat sekolah, memang sering begini—jam makan belum pasti, bikin bingung apalagi harus siapin untuk 1.004 porsi pas.

Biasanya di SMK sekitar Bandar Lampung, jam makan/istirahat umumnya:

– Istirahat pertama: sekitar pukul 10.00–10.30 WIB
– Istirahat siang: sekitar pukul 12.00–12.45 WIB

Sebut saja ibu Lena, selaku bagian tata usaha atau guru untuk piket MBG, serta persiapan dan pembagiannya tepat waktu, tidak terburu-buru atau menunggu lama. Biasanya, makanan mulai diantar jam sebelum jam makan. Sehinhga Kelas 12: ada yang sudah lulus, ada yang PKL atau tidak datang dan tidak dimasukkan dalam hitungan.
Kelas 11.

Jadi angkanya sudah akurat untuk murid yang benar-benar ada dan makan di sekolah hari ini. Tidak bingung lagi saat menyiapkan bahan dan porsi.

Apakah hitungan ini sudah jadi patokan tetap setiap hari, atau tetap ada perubahan jumlahnya? Wah, cara aturnya sangat bijak dan peduli sekali ya.

“Ya itu sangatlah kami melakukan kebijakan dan kesesuaian prosedur sekolah. Maka, porsi sisa langsung disalurkan ke murid atau guru yang masih ada, jadi tidak terbuang sia-sia. Khusus murid yang kos pun, dikumpulkan lewat bantuan wali kelas, bahkan ada yang dibantu diantar. Jadi bisa buat makan sore sampai malam, agar sangat membantu sekali.”

“Soal kekhawatiran. yang dalam soal pengembalian atau selisih data, karena penyalurannya jelas, tercatat, dan diserahkan ke pihak yang benar-benar membutuhkan, risiko dianggap rugi atau salah sasaran jadi kecil sekali. Semua terpakai untuk kebaikan,” terang Lena diruang SMK N 1 Kalianda Lampung Selatan terhadap dua orang Awak Media ini dari Transpost.id Lamsel dan Media Gebrakkasus.com saat berkunjung dalam hal tersebut/program MBG.

Lanjut Lena sampaikan, “Alhamdulillah, kerja sama antara pengelola dan wali kelas ini solusi paling pas supaya manfaatnya sampai merata.”

Ditanya? pakah penyaluran ke murid kos ini sudah ada catatan ringkas juga, biar lebih tenang saat diperiksa nanti?

“Betul sekali, cara mengaturnya sudah pas dan bijak. Data penerima sekarang: Kelas 10 sekitar 510–530 orang + Kelas 11 ada 348 orang, ditambah Guru & TU 126 orang, itu dasar hitungan yang jelas. Kalau ada yang tidak hadir atau tidak mengambil porsi MBG, itu makanan pun tidaklah terbuang, tapi langsung disalurkan ke yang mau nambah porsi, baik siswa maupun tenaga pendidik, Alhamdulillah jadi tetap terpakai semua.”

“Memang tidak bisa dipastikan berapa persisnya murid dan guru yang tidak hadir tiap hari, jadi penyesuaian di tempat seperti yang kami lakukan itu cara paling aman dan hemat.
Termasuk juga yang murid PKL, karena mereka sudah tidak masuk daftar penerima harian, porsi MBG yang tersisa dari mereka pun ikut tersalurkan (red)

Tinggalkan Balasan