Bojonegoro – Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh warga RT 05 Desa Ketileng melalui kegiatan perbaikan jalan lingkungan secara swadaya. Kegiatan ini melibatkan kerja sama antara warga, RT, RW, serta dukungan dari tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Perbaikan jalan dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan lingkungan yang dinilai sudah tidak layak dan berdampak pada aktivitas sehari-hari warga. Di tengah lambatnya pembangunan infrastruktur desa, kolaborasi ini menjadi wujud kesadaran bersama untuk tidak hanya menunggu, tetapi turut berkontribusi langsung bagi kepentingan lingkungan.
Kegiatan gotong royong ini mendapat dukungan dari tokoh pengusaha muda Tohir, serta partisipasi aktif tokoh pemuda Baharrudin dan Kang Ipung, yang bersama warga turun langsung membantu proses perbaikan jalan.
“Ini adalah bentuk kepedulian bersama. Ketika warga, pemuda, dan tokoh masyarakat bersatu, keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berbuat demi lingkungan,” ungkap salah satu perwakilan warga.
Ketua RT dan RW setempat menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk peran para tokoh yang turut memberikan motivasi dan dukungan, baik tenaga maupun pemikiran.
Sementara itu, keterlibatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi bagian dari penyerapan aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur lingkungan.
Perbaikan jalan dilakukan dengan kemampuan dan sumber daya yang ada, namun sarat dengan nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warga RT 05, tetapi juga menjadi contoh bahwa kolaborasi masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mendorong pembangunan desa yang lebih responsif dan berkeadilan.
Warga berharap sinergi seperti ini dapat terus terjaga, sekaligus menjadi perhatian bersama agar pembangunan infrastruktur desa ke depan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (Ipung)









