Bojonegoro, – Upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menekan angka kemiskinan terus dilakukan melalui perluasan lapangan kerja. Salah satu komitmen nyata datang dari PT Shou Fong Lastindo yang akan membuka peluang kerja bagi sekitar 3.000 tenaga kerja di Kabupaten Bojonegoro.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah bersama CEO PT Shou Fong Lastindo, Wa Ode Yuli yang lebih dikenal dengan nama James, Senin (28/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Nurul Azizah menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja tersebut terbuka secara inklusif bagi laki-laki maupun perempuan dengan rentang usia 18 hingga 55 tahun. Pemkab menilai rentang usia yang luas ini memberikan kesempatan besar bagi warga yang selama ini terkendala batasan usia.
”Yang penting etos kerja dan kejujurannya. Usianya 18 sampai 55 tahun, laki-laki maupun perempuan,” ujar Wabup Nurul Azizah.
Dari sisi pendapatan, pekerja akan menerima upah sesuai ketentuan dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Kabupaten Bojonegoro. Dengan tambahan jam lembur, rata-rata penghasilan dapat mencapai sekitar Rp3,5 juta per bulan. Sedangkan pekerja dengan jam lembur lebih banyak berpeluang memperoleh penghasilan Rp5 juta hingga Rp5,5 juta per bulan.
Pertemuan ini menjadi sinyal positif iklim investasi di Bojonegoro yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan perusahaan, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja lokal dan pengentasan kemiskinan.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) akan terus mengawal proses rekrutmen agar berjalan transparan, akuntabel, dan memprioritaskan warga Bojonegoro.
Informasi resmi terkait mekanisme, persyaratan administrasi, dan jadwal pendaftaran akan segera diumumkan oleh Disperinaker Kabupaten Bojonegoro bersama manajemen PT Shou Fong Lastindo.
Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dan tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.( Purnomo )
Komitmen Buka Lapangan Kerja di Bojonegoro, PT SHOU FONG Akan Rekrut 3.000 NAKER








