Tiga Pelaku Curanmor Diterjang Timah Panas, Dijalan Mayjend Yono Suwoyo Surabaya

Surabaya – Anggota Resmob (Satreskrim) Polrestabes Surabaya Berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di parkiran Kawasan Jalan Mayjend yono suwoyo (depan lenmarc) Surabaya.

Dalam oprasi penangkapan tersebut. kepolisian mengamankan tiga terduga pelaku bahkan ketiganya diberikan tindakan terukur dibagian kaki akibat berusaha melawan dan mencoba melarikan diri saat akan disergap.

Tiga pelaku yang di cantumkan identitas hanya dua orang, yaitu,A.S.A. (36) dan A.E. (33) warga simo jawar, kelurahan simomulyo, kecamatan sukomanunggal, Surabaya. Sementara satu pelaku di duga penadahnya yang kini namanya dirahasiakan.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Iswanto dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa pelaku ditangkap pada Rabu (03/06) di rumahnya masing-masing,

“Pelaku saat itu telah melakukan pencurian sepeda motor milik kurir shopee berinisial DS warga Laban Kulon, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik,” kata Hadi.

Pelaku saat beraksi berjumlah dua orang, mengendarai sepeda motor dan berhenti disebuah parkiran dan mencuri kendaraan korban yang diparkir untuk mengambil paket.

Korban baru menyadari jika motor hilang ketika akan berangkat mengirim paket, korban berusaha mencari dan mengecek CCTV dilokasi sehingga kejadian dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh korban

Berdasarkan laporan dan rekaman CCTV kepolisian berhasil melacak keberadaan pelaku hingga keduanya berhasil di tangkap, Namum, saat akan dikembangkan keduanya tidak komparatif sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur

“Dua kaki pelaku diberikan hadiah timah panas akibat berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri.” Ujarnya

Lanjut. Ia menjelaskan kendaraan yang saat itu dicuri pelaku Honda Beat warna hitam tahun 2015 dengan nomor polisi AG 2417 OAH, kejadian itu berlangsung pada hari Selasa, (02/06) sekira pukul 18.00 Wib. Waktu diparkir oleh korban.

Sementara dari para pelaku kepolisian berhasil mengamankan 1 buah Kunci T yang telah di modifikasi, 1 stel pakaian dan 1 buah helm persis dengan yang di gunakan pelaku saat beraksi dan viral di media sosial.

“Komplotan Curanmor ini kini bakal mendekam didalam tralis besi milik Polrestabes Surabaya untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.” Ungkapnya.

Tambah Hadi, keduanya pelaku ini memiliki peranan saat melancarkan aksinya, A.S.A berperan sebagai joki, sedangkan A.E berperan sebagai eksekutor atau pemetik motor korban.

“Adapun kendaraan milik korban waktu itu sudah Septy dengan terkunci stang, namun oleh pelaku dibobol menggunakan kunci T yang dibawa sebelumnya.” Pungkasnya.(Sy)

Tinggalkan Balasan