Musran Kalianda–Rajabasa Menggelegar! PDI-P Lampung Selatan Panaskan Mesin, Target 12 Kursi Tak Bisa Ditawar

Lampung Selatan, Transpos.id.  -Konsolidasi besar-besaran kembali digelar Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kabupaten Lampung Selatan. Musyawarah Ranting (Musran) sekaligus pelantikan pengurus ranting Kecamatan Kalianda dan Rajabasa, Selasa (3/3/2026), menjadi panggung penegasan soliditas dan target politik yang tegas: 12 kursi DPRD Lampung Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI-P Kalianda itu merupakan agenda kedua setelah Musran perdana di Jati Agung. Sebanyak 25 desa dan 4 kelurahan di Kecamatan Kalianda serta 16 desa di Kecamatan Rajabasa resmi melantik kepengurusan ranting baru.

Hadir langsung Ketua DPC PDI-P Lampung Selatan Lesty Putri Utami dan Sekretaris DPC Merik Havit, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan, bersama jajaran pengurus partai, PAC, serta ratusan kader.

Dalam pidato yang penuh semangat, Lesty Putri Utami menegaskan bahwa Musran bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penguatan total mesin partai hingga akar rumput.

“Kita tidak sedang kumpul biasa. Kita sedang memanaskan mesin partai. Target kita jelas, 12 kursi harus tercapai,” tegas Lesty di hadapan kader.

Ia juga menyinggung Dapil I (Kalianda–Rajabasa) yang dikenal sebagai wilayah solid. Namun Lesty mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak boleh bertumpu pada figur semata.

“Jangan bicara personal. Ini bukan soal siapa, ini soal partai. Tidak ada lagi gerbong, tidak ada lagi geng. PAC, ranting, dan DPC harus satu komando,” ujarnya lantang.

Sebagai Ketua DPC sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung, ia menyatakan kepemimpinannya adalah bentuk pelayanan politik untuk masyarakat Lampung Selatan.

Sekretaris DPC PDI-P Lampung Selatan Merik Havit menegaskan dirinya ditugaskan langsung sebagai koordinator wilayah Kalianda dan Rajabasa.

“Saya mendapat mandat sebagai korwil di dapil ini. Tugas saya membakar semangat kawan-kawan untuk terus bergerak dan memastikan program pro rakyat tetap kita kawal,” kata Merik.

Menurutnya, loyalitas terhadap pimpinan dan kekompakan struktur menjadi kunci kemenangan politik ke depan.

“Bagaimana partai ini tetap dicintai rakyat? Jawabannya kerja nyata dan kebersamaan. Tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan,” tandasnya.

Musran Kalianda–Rajabasa kali ini menjadi penegasan bahwa DPC PDI-P Lampung Selatan tidak ingin berjalan biasa-biasa saja. Konsolidasi diperketat, struktur dirapikan, dan target ditegaskan.(redHb)

Tinggalkan Balasan