Surabaya – Sebanyak 15 unit kendaraan sepeda motor yang digunakan balap liar di Jembatan Suramadu, Surabaya, diamankan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, belasan kendaraan tersebut terjaring dalam rangka operasi ketupat Semeru 2026.
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Imam Syafudin Rodji mengatakan penindakan ini merupakan inisiatif anggita tentang adanya aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat di jembatan Suramadu, Surabaya.
“Petugas langsung melakukan patroli menyisir di lokasi dan melihat ada segerombolan remaja sedang melaksanakan kegiatan balap liar sehingga aktivitas tersebut berhasil dibubarkan.” Jelas Imam, Jum’at (13/03).
Imam menegaskan bahwa kegiatan patroli dan penindakan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif menjelang arus mudik dan arus balik lebaran yang akan berlangsung dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.
“15 kendaraan yang disita kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Tanjung Perak Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan soal kelengkapan dokumen,” ujarnya.
Selain melakukan penindakan, dirinya juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban dan keselamatan di jalan raya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan balap liar di jalan raya karena selain membahayakan diri sendiri, juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan akan terus meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukumnya, termasuk kawasan menuju Jembatan Suramadu yang kerap dijadikan lokasi balap liar.
“Melalui upaya tersebut, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Surabaya tetap terjaga, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul fitri.” Paparnya Imam,
(Sy)








