SURABAYA – Iwan (60) asal Surabaya ini mengeluh atas pelayanan di Polsek Tandes, Polrestabes Surabaya setelah dirinya datang ke kantor polisi untuk membuat laporan kehilangan STNK. Rabu(28/10) siang
Keluhan itu disampaikan bahwa sebelumnya Iwan ini datang ke Polsek Tandes untuk mengurus sebuah laporan kehilangan STNK, namun, oleh petugas SPKT di permasalahkan soal dokumen yang sudah mengikuti IKD (Identitas kependudukan digital).
“Hingga terjadi Adu Argumen, tapi, IKD ini berlaku di Indonesia dan resmi. saya diakui oleh pemerintah kota Surabaya, kenapa saya harus menerbitkan KTP kan cukup ketik nomor NIk.” Kata Iwan pada Awak Media.
Lanjut, Iwan menuturkan, sebenarnya permasalahan ini simpel, sebab IKD ini identitas saya sudah tercantum secara digital, padahal kata Iwan, dokumen saya ini resmi diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
“Lah iya sudah ada IKD tapi oleh pihak kepolisian saya diminta harus mencetak dan memfoto copy, hal ini justru tidak memudahkan pengurusan masyarakat melainkan mempersulit secara tidak langsung ditolaknya.” Ucapnya.
Masih kata Iwan, dari hal perselisihan terkait dokumen hingga terjadi Aduargumen dengan petugas kepolisian itu, juga ada masalah lain yang masyarakat perlu diketahui.
Ketika usai saya dilayani, saya diminta untuk pergi ruang Reskrim Polsek Tandes, namun, saya kecewa ketika sampai di ruang Reskrim saya diminta untuk menunggu di luar ruangan tepatnya di depan pintu Reskrim.
Hal ini tentunya tidak etis sebab pelayanan di Polsek harus mengedepankan pelayanan masyarakat, justru tidak harus menunggu diluar area Polsek,
“Saya, cuman bisa mengelus dada ketika saya diminta menunggu di depan, padahal kantor polisi merupakan milik masyarakat bukan milik polisi.” Ujarnya.
Iwan menambahkan, tak hanya pelayanan administrasi di Polsek Tandes yang di Keluhkan, lahan parkir Polsek juga menjadi sorotan dan dipertanyakan sebab Polsek Tandes tidak memiliki lahan parkir.
Kata Iwan, ketika saya datang ke Polsek Tandes tidak ada lahan parkir hingga mobil saya di parkir di depan halaman Polsek, namun, halaman tersebut hanya digunakan anggota dan pejabat tinggi.
“Parkir untuk masyarakat belum terlihat ada, sebab ketika saya masuk kedalam sulit untuk menempatkan mobil saya untuk parkir.” Tutupnya Iwan.
Hingga berita ini ditulis di awak media belum ada keterangan dan komentar dari Polsek Tandes soal keluhan warga tersebut.
(Sy)








