Opini  

M Mahfur Diduga Jadi Otak Dari Perkara KSPP MSI, Nama Jumadi Kembali di Tanyakan JPU

Magetan – Tugas Mahfur mengaku sebagai dewan pembina, sejak 2020, adapun struktur pengurus, Ketua Wawan Wandoyo, sekretaris Antin, bendahara Ariantika. Modal awal MSI 15 juta dari anggota, sampai jadi sekitar 50 milyar. Tunjangan gaji Mahfur 5 juta /bulan, sebelum RAT di mulai, Mohammad Mahfur minta laporan ke bendahara, total jumlah anggota, sekitar 16 ribu anggota

Prodak tabungan ada yang bisa di ambil sewaktu-waktu, deposito ambilnya sesuai dengan perjanjian jatuh temponya. Sistem keuntungan mulai 0,2% sampai 1,2% , rekening yang di gunakan bisa lewat rekening MSI atau lewat bendahara Ariantika.

Pengakuan Mahfur sejak 2020 angsuran/pijaman, mulai ada yang macet, hingga mengalami gangguan keuangan. muncul mencari jalan menutupi kerugian dengan ikut trading Dan tambah rugi. Kerugian awal capai 4 milyar lebih.

Aset yang di miliki MSI ada kantor pusat cab Ndriyorejo, cabang Maospati, cabang Kawedanan, cabang Lembean, tanah Sempol. Tanah Kasno DP 50%. Ada mobil juga

Hasil audit kurang lancar/merugi, yang membuat semua laporan RAT Mohammad Mahfur, di buat dengan sistem kira kira. Sempat tanya filenya ke bendahara jawabannya Rusak.

Keterangan Nur JPU, Ada 6 rekening salah satunya atas nama Ariantika yang di akui memang untuk MSI, anggota nabung bisa lewat tranfer, ambil bunga juga bisa. Intinya untuk mempermudah layanan

Wawan Wandoyo di angkat jadi ketua atas petunjuk Mohammad Mahfur, tahun 2020 tanpa koordinasi langsung ke notaris, tugas ketua, tanda tangan dan pengesahan administrasi. Kembali lagi ada pengakuan dari ketua semua yang buat RAT Mohammad Mahfur.

Semua ide ada di Mohammad Mahfur, yang lain tinggal ya ya ya. Seperti Waktu pembukaan cabang, Tanpa pernah menunjukkan modalnya. Yang penting tanda tangan, Pengakuan Wawan Wandoyo

Uang Jumadi kembali di tanya oleh JPU. Memang pernah tranfer Rp 400 juta ke Ariantika, yang Rp 600 juta masuk rekening Mohammad Mahfur. Total Rp 1 milyar. Di gunakan untuk modal trading.

Pengembalian uang Jumadi, dari rekening Ariantika yang di akui milik MSI sebanyak 13 kali, senilai total Rp 1,02 milyar. Pertanyaan JPU kenapa pengembalian uang Jumadi menggunakan uang KSPP MSI?

Pengakuan Mohammad Mahfur uang Jumadi di pakai Rp 600 juta, untuk trading, dan habis, demi tanggung jawab ke Jumadi, utang ke MSI tanpa ada persetujuan anggota maupun karyawan, langsung yang tranfer Ariantika ke Jumadi, sampai hari ini Ariantika masih DPO (BL)

Tinggalkan Balasan