JATI AGUNG, LAMSEL, Perskitanews.com. – Paguyuban Sound Sistem Lampung Selatan PSSLS bersama Paguyuban Sound System Jati Agung PSSJA siap menggelar event komunitas bertajuk “Nguntir Bareng Miniatur Jati Agung”. Kegiatan yang mempertemukan para pecinta sound system miniatur ini akan berlangsung Minggu 21/6/2025 di Lapangan Bola PSB 5, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
PSSLS merupakan wadah yang menaungi ratusan pengusaha sound system bidang kesenian modern serta para penghobi sound system yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan. Melalui berbagai kegiatan komunitas, PSSLS berupaya menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, dan pengembangan kreativitas bagi pelaku usaha maupun pegiat sound system di daerah.

*Antusiasme Tinggi, Target 60 Peserta*
Ketua Penyelenggara yang juga Wakil Ketua PSSLS, Beni Sidharta, menyebut antusiasme peserta terus meningkat. Hingga saat ini puluhan peserta dari berbagai daerah telah mendaftar dan panitia menargetkan 60 peserta dapat ambil bagian.
“Alhamdulillah, respons dari komunitas sangat luar biasa. Peserta yang mendaftar tidak hanya berasal dari Lampung Selatan, tetapi juga dari Bandar Lampung, Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Pringsewu, dan sejumlah daerah lainnya. Bahkan ada peserta dari luar Provinsi Lampung yang telah memastikan kehadirannya,” ujar Beni Sidharta.
Kepercayaan yang diberikan kepada PSSJA sebagai tuan rumah menjadi motivasi panitia untuk menghadirkan kegiatan berkualitas, aman, dan memberikan pengalaman berbeda bagi peserta maupun masyarakat.
*Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Tontonan Kreatif*
Lebih dari sekadar lomba, “Nguntir Bareng Miniatur Jati Agung” menghadirkan hiburan menarik bagi masyarakat. Event ini memadukan teknologi, seni, inovasi, dan keterampilan para penggemar sound miniatur melalui kompetisi dan atraksi.
“Ini bukan hanya lomba untuk komunitas, tetapi juga tontonan menarik bagi masyarakat. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai kreasi sound system miniatur dengan desain unik dan kemampuan audio mengagumkan. Kami ingin menghadirkan sesuatu berbeda dan memberi warna baru dalam dunia event komunitas di Lampung Selatan,” kata Beni.
*Dorongan untuk Pariwisata dan UMKM Lokal*
Beni menjelaskan kegiatan yang lahir dari kreativitas komunitas lokal ini berpotensi menjadi agenda tahunan yang menarik kunjungan luar daerah. Kehadiran peserta, kru pendamping, dan pengunjung diharapkan berdampak positif pada promosi pariwisata dan perekonomian warga setempat.
“Kami berharap peserta tidak hanya ikut lomba, tetapi juga mengenal potensi Lampung Selatan. Daerah ini punya banyak destinasi wisata, kuliner khas, serta produk UMKM layak dikenal luas. Semakin banyak orang datang, semakin besar peluang promosi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, event komunitas yang mendatangkan peserta dari luar daerah akan memberi manfaat ekonomi mulai dari kuliner, transportasi, perdagangan, hingga UMKM lokal.
*Ajakan ke Pemkab dan Masyarakat*
Pihaknya berharap kegiatan ini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar terus berkembang menjadi event unggulan daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah mendukung kegiatan kreatif yang tumbuh dari masyarakat. Komunitas punya potensi besar membantu mempromosikan daerah lewat kegiatan positif yang mendatangkan peserta dan pengunjung dari luar daerah,” ungkap Beni.
Beni juga mengajak seluruh masyarakat Lampung Selatan, khususnya warga Jati Agung dan sekitarnya, untuk hadir menyaksikan kemeriahan acara. “Kehadiran masyarakat akan menjadi semangat bagi peserta dan panitia dalam menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat,” katanya.
*Apresiasi Sponsor & Partner*
Beni menyampaikan terima kasih kepada sponsor dan mitra pendukung: Ashley Pro Audio System, Tasya Production, Landeng Jaya Audio Tour & Event Solutions, Agna Audio Lighting, FEST, CLA, dBvoice, SPL Audio, Liman Suku Cadang Elektronika, H Clothing, dan pihak lainnya.
“Kolaborasi komunitas, pelaku usaha, sponsor, dan masyarakat membuktikan kegiatan kreatif bisa berkembang lewat semangat kebersamaan dan gotong royong. Sinergi ini kami harap terus berlanjut agar event komunitas di Lampung Selatan semakin dikenal dan memberi dampak positif bagi daerah,” tambahnya.
Ia menegaskan kegiatan ini sejalan dengan branding Kabupaten Lampung Selatan, _Spirit of Krakatoa_, yang mencerminkan semangat, kreativitas, inovasi, dan kebangkitan masyarakat membangun daerah.
*Total Hadiah Rp6 Juta*
Dalam kompetisi, peserta memperebutkan total hadiah Rp6 juta. Rinciannya: Juara I Rp3,5 juta, Juara II Rp1,5 juta, dan Juara III Rp1 juta, lengkap trofi dan piagam penghargaan. Penilaian dilakukan melalui pengukuran Sound Pressure Level SPL pada jarak 15 meter sesuai ketentuan teknis panitia.
PSSLS bersama PSSJA optimis “Nguntir Bareng Miniatur Jati Agung” akan menjadi event komunitas unggulan, tidak hanya dikenal di Lampung tetapi juga mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui event ini, kreativitas komunitas lokal diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus memperkuat promosi pariwisata, ekonomi kreatif, dan citra Lampung Selatan sebagai daerah aktif mendukung inovasi masyarakat.
(Kgs)









