Bupati Nanang Ermanto Bertindak Cepat Dan Peduli Kepada Warga untuk Pengobatan Lehawati

Transpos.id. Sidomulyo – Lampung Selatan, Di pemberitaan awal Lehawati (57), warga RT 001/003 Dusun Jembat Beduk, Desa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Akibat keterbatasan Ekonomi, Lehawati tidak Mampu Berobat.

Dengan dipublikasikan oleh Awak media, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto Langsung memerintahkan Ka UPT bersama Dokter beserta Tim Puskesmas Kecamatan Sidomulyo Langsung Sigap Mendatangi melakukan pemeriksaan Dan beri pengobatan pertolongan pertama kepada Ibu Lehawati warga Sukamaju.

Ibu Lehawati mengucapkan sangat berterima kasih kepada pak Bupati dan petugas kesehatan Dokter dan Tim Puskesmas yang telah memberikan pelayanan pengobatan kepada saya.

Tapi saya selama ini hanya bisa bertahan hidup memaksakan diri menempati rumah yang sudah lapuk dan reot.
Beberapa bagian atap juga bolong, bahkan ada yang tanpa penahan hujan dan teriknya matahari. Saat hujan turun, air dapat dengan mudah masuk ke bagian dalam ruangan.
Dibagian belakang rumah pun atau dapur dindingnya pun banyak yang lapuk dan tidak layak ditempati lagi

“Sudah puluhan tahun saya tinggal dirumah ini, 7 tahun belakangan ini rusak parah,”ujarnya Lehawati
Dia mengaku terpaksa membiarkan kerusakan itu, karena tidak bisa memperbaiki sendiri akibat keterbatasan ekonomi.

Selain itu, Lehawati juga sudah beberapa tahun belakangan ini mengeluh kondisi kesehatan yang di rasa sangat minim. Dirinya mengidap penyakit kencing manis/diabetes menjalar ke matanya hingga penglihatan tak stabil.

“Mulai suami meninggal dunia, tak bisa apa – apa lagi. Rumah ini rusak begitu saja,” ucapnya sambil meneteskan air mata.

Lehawati memiliki 4 anak yang masing – masing sudah berkeluarga, saat ini hanya bekerja seadanya untuk mencukupi makan sehari hari.
Terkait bantuan, selama ini Lehawati mengaku hanya menerima bantuan berupa BPNT.

“Kalau bantuan seperti beras setiap bulannya ada aja dari pemerintah, yang saya harapkan selama ini hanya perbaikan rumah agar nyaman dan bisa tidur nyenyak,”tandasnya

Yang sangat di harapkan bagaimana rumah yang saya tempati ini bisa dibantu rehap supaya nyaman dan cukup layak untuk ditempati atap tidak bocor lagi, dinding dan kayu sudah lapuk.

Sementara tetangga yang enggan sebutkan namanya mengungkapkan rasa kasihan terhadap ibu Lehawati yang berpuluh puluh tahun menempati rumah yang tidak layak huni itu.

“Kasihan kita mas, udah sakit sakitan, rumah pun gentengnya pada bocor semua, kayunya udah lapuk, dindingnya udah banyak yang bolong,”ungkap tetangganya itu

“Kami sebagai tetangga berharap semoga pemerintah daerah dan pihak dinas terkait bisa membantu beliau,”tuturnya, mudah-mudahan cepat merespon dan ulurkan tangan untuk membantu ibu Lehawat (Hrd)

Tinggalkan Balasan